Berita /

Ngemil Tak Selalu Bikin Gemuk

Inioke.com , Senin, 16 April 2012 08:17 wib

ilustrasi : simplyrecipes.com

Siapa yang hobi ngemil? Tentu banyak dari kita yang takut ngemil di malam hari karena tak baik untuk kesehatan. Kita sering mendengar bahwa kita tidak disarankan untuk makan lagi selepas pukul 20.00.

Tapi, bagaimana jika kita merasa lapar di malam hari? Perut kosong, susah tidur.

Ketika kita tidur, selama delapan jam kita tak makan hingga tubuh kita tak terisi bahan bakar dalam waktu lama. Nah, makanya, ngemil di malam hari boleh-boleh saja kok. Tapi, syaratnya, kita harus memilih camilan yang sehat. Kuncinya adalah porsi kecil dan mudah dicerna. Jadi, aturan mengenai jeda waktu 4 jam antara waktu makan dan waktu tidur bisa diabaikan.

Camilan sehat tentu tak akan membikin kita gemuk. Apa saja ya, makanan ringan yang pas?

Kacang. Camilan ini kaya antioksidan dan mengandung banyak serat sehingga menimbulkan rasa kenyang lebih lama. Kacang juga membantu mengatur gula darah dan mendukung produksi serotonin di dalam tubuh. Segenggam kacang (jenisnya boleh apa saja) akan cukup memuaskan rasa ingin ngemil malam hari.

Sayuran. Meskipun terkadang sayuran tak mengundang selera, tapi sayuran baik untuk alasan gizi. Sayuran diperkaya dengan vitamin, mineral, dan fitonutrien yang digunakan tubuh untuk memulihkan diri dan menutrisi tubuh sepanjang malam. Sayur juga mengandung banyak cairan dan yang paling penting, sayuran juga rendah kalori dan rendah lemak. Makan sebanyak apa pun tak akan berpengaruh pada berat badan.

Sup. Buka lemari es mu. Jika kamu menemukan sup kalengan, silahkan mengemil ketika lapar di malam hari. Namun, lebih baik jika kamu mengonsumsi sup buatan sendiri. Tambahkan sayuran saat mengonsumsinya.

Popcorn. Jika di malam hari kamu ingin ngemil yang asin, popcorn salah satu alternatifnya. Popcorn bukan saja merupakan sumber karbohidrat kompleks, melainkan juga rendah kalori. Selain itu, karena popcorn juga rendah lemak, Anda tidak akan merasa kembung atau sakit perut saat bangun pagi.

Gandum utuh. Makanan ringan ini diperkaya dengan karbohidrat yang membantu menaikkan kadar tryptophan. Pilihlah oatmeal, sereal berserat tinggi, atau roti gandum bakar yang dicerna dengan mudah dan cepat.

Susu. Jika meminum susu, pilihlah susu yang rendah kalori dan rendah lemak. Susu mengandung tryptophan, asam amino yang membantu menenangkan Anda, dan mengantar tidur Anda menjadi lelap. Tryptophan juga berfungsi meningkatkan produksi serotonin di dalam tubuh, yang membantu Anda merasa mengantuk. Sebagai tambahan, susu juga mengandung kalsium dan vitamin D yang bermanfaat untuk menguatkan tulang dan gigi.

Semoga bermanfaat, ya!

(opie/berbagai sumber)