Berita /

Berkenalan dengan Superhero Asli Indonesia (1)

Oleh : Maghriza Novita Syahti , Sabtu, 28 April 2012 08:00 wib

Superhero Asli Indonesia (1)

Jika disebut tentang superhero, sebagian dari kita akan menyebut nama Superman, Spiderman, Batman, dan lain sebagainya. Namun, semuanya yang populer bagi kita tersebut bukanlah berasal dari negeri kita. Padahal, Indonesia memiliki banyak tokoh superhero buatan anak negeri yang tak kalah hebatnya. Mereka meramaikan dunia komik Indonesia. Siapa saja mereka? Yuk, kita berkenalan!

1. Sri Asih

Sri Asih merupakan superhero wanita hasil karya R.A Kosasih. Beliau banyak membuat komik Wayang dan dianggap sebagai Bapak Komik Indonesia. Sri Asih bahkan merupakan komik superhero pertama di Indonesia karena serial pertamanya diterbitkan ditahun 1953 oleh penerbit Melodie. Identitas asli Sri Asih adalah seorang wanita bernama Nani yang mampu berubah wujud menjadi Sri Asih hanya dengan menyebut nama ‘Sri Asih’.

Dengan menjadi Sri Asih, Nani mempunyai kekuatan Super, kemampuan terbang serta kemampuan untuk memperbanyak dirinya. Apabila dia mengucapkan kata sakti "Dewi Asih" maka ia akan berubah menjadi superhero wanita yang bisa terbang, kebal, berkekuatan super, bisa menggandakan diri dan memperbesar diri. Dengan berbekal kekuatan Sri Asih, nani mulai menghancurkan berbagai komplotan penjahat seperti gerombolan kawa-kawa maupun Serigala Hitam. Kisah-kisah Sri Asih tidak hanya berlokasi di Indonesia tapi juga sampai ke Singapura dan Macao.

2. Gundala

Tokoh superhero Gundala muncul dalam komik Gundala Putra Petir pada 1969. Gundala merupakan hasil karya Hayra Suraminata (Hasmi). Gundala difilmkan pada tahun 1983 dan dibintangi oleh Teddy Purba.

Gundala adalah seorang ilmuwan yang bernama Sancaka, yang mendapatkan kelebihan setelah tersambar petir. Dia diangkat menjadi putra oleh Raja Petir bernama kaisar Kronz, dan diberi kemampuan pukulan petir, serta memiliki kemampuan berlari secepat angin dari kekuatan yang di beri oleh Raja Taifun dari kerajaan Bayu. Gundala berpakaian hitam-hitam dengan celdam berwarna merah, dan topeng yang menutupi hampir seluruh wajahnya guna menyamarkan jatidiri asli nya. Tugas Gundala apalagi kalau bukan membasmi kejahatan di muka bumi ini.

3. Aquanus

Nama asli tokoh superhero ini adalah Dhanus. Nama Aquanus berasal dari Aqua yang berarti air, dan Nus dari Dhanus. Aquanus muncul dalam komik berjudul Aquanus di Planet Vibhy pada tahun 1968. Aquanus adalah tokoh komik ciptaan Wid NS.

Sejak bayi, Aquanus memiliki kemampuan yang dimiliki oleh para penghuni planet Zyba, yaitu memiliki kemampuan bernafas dalam air. Aquanus memiliki senjata andalan berupa sabuk berwarna pelangi. Ketika terjadi penyerangan bangsa Burbur ke planet Zyba, putra angkat raja Sving yang masih bayi dilarikan dengan sebuah roket ke luar angkasa. Roket tersebut jatuh ke lautan di planet bumi. Keluarga pemburu paus memelihara anak yang bernama Dhanus itu.

Bangsa Zyba adalah bangsa yang mampu hidup di darat dan di air, sehingga Dhanus dapat dengan mudah bermain-main ke dasar lautan. Suatu ketika saat menyelam di dasar laut, seseorang yang mengaku berasal dari Zyba menolongnya dari serangan gurita raksasa. Orang itu tewas ditembak para penyelam. Sebelumnya ia memberikan sabuk sinar pelangi kepada Dhanus.

4. Maza

Superhero ini bernama asli Kanigara. Ia adalah seorang pelukis. Sama dengan Gundala, Maza juga merupakan hasil karya Hayra Suraminata (Hasmi). Maza adalah rekan karib Gundala, Godam, Aquanus.

5. Gunturgen

Komik Gunturgen sudah terbit 3 edisi masing-masing berjudul Turun Gunung (2005), Kekuatan Genetik Halilintar(2006) dan Gen yang Maha Dahsyat(2008). Gunturgen, yang punya julukan Sukma Halilintar adalah seorang jagoan yg mendapatkan kekuatan halilintar secara misterius. Ia mampu bergerak dan berlari secepat kilat dan kedua telapak tangannya dapat mengeluarkan petir.

6. Pangeran Mlaar

Pangeran Mlaar adalah tokoh komik ciptaan Hasmi. Mlaar adalah Putra Mahkota suatu kerajaan di planet Covox. Setelah terbunuhnya ayah Mlaar oleh komplotan Menteri Telern dan Putri Kepala Perak, Mlaar dilarikan oleh pamannya yang seorang ilmuwan jenius. Berkat suatu rekayasa oleh pamannya, Mlaar mampu memanjangkan tubuhnya, elastisitas yang bisa membuatnya mulur dalam batas tertentu. Musuhnya adalah Taring Emas.

Pangeran Mlaar pertama kali muncul dalam seri Gundala (Perhitungan di Planet Covox) yang diterbitkan Kentjana Agung Publishing pada tahun 1969.

(...)