Berita /

Pelajar SMA Gunakan Software Menghitung Hilal

Inioke.com , Sabtu, 21 Juli 2012 09:30 wib

foto: JIBI

Selain ahli agama, pelajar SMA Darul Hikam International School Lembang juga dapat menghitung hilal untuk menentukan mulainya Ramadhan. Muhammad Faldhy dan dua temannya Ahadya Panca Sakti dan Sarah Nur Devina, pelajar SMA Darul Hikam, menggunakan software untuk menganalisis penentuan hilal tersebut. Software tersebut bernama Stellarium. Demikian diberitakan Pikiran Rakyat (19/7).

Pelajar kelas XI tersebut mempresentasikan cara penghitungan hilal dengan menggunakan Stellarium di SMP Darul Hikam pada Rabu (18/7) lalu. Menurut Faldhy, ada beberapa cara untuk melihat hilal.

Untuk melihat hilal bisa dengan metode wujud hilal (hisab), yang melihat konjungsi atau fase bulan baru ketika bulan dan matahari berada dalam posisi sehahar dan sudah masuk sebelum matahari tenggelam. Selain itu, bisa juga dengan metode imkanur rukyat yang biasa digunakan oleh Indonesia. Metode ini ditandai dengan konjungsi yang telah masuk sebelum matahari tenggelam, jarak bulan dari horizon minimal dua derajat lengkungan langit ketika mengamati hilal. Cara berikutnya adalah dengan metode rukyat global dengan berdasar kepada kemunculannya di Arab Saudi.


Stellarium 

Stellarium adalah planetarium open source gratis untuk komputer Anda. Software ini menunjukkan langit yang realistis dalam 3D, seperti apa yang Anda lihat dengan mata telanjang, teropong atau teleskop. Software ini bisa didownload secara gratis di stellarium.org.

Stellarium mampu berperan layaknya planetarium di komputer kita. Fungsinya, memproyeksikan peta angkasa sesuai keadaan sebenarnya dalam perspektif 3D dengan penyusutan skala. Hasil yang ditampilkan serupa dengan pengamatan lewat bantuan teropong atau teleskop. Di dalamnya, Stellarium memuat lebih dari 600 ribu bintang.

Stellarium cuma membutuhkan ruang hard disk sebesar 60-an MB. Stellarium tampil dalam format layar penuh. Kita akan dibawa berdiri di tengah lapangan dan dinaungi langit malam nan cerah berhias kerlip bebintangan. Kita tinggal menggeser kursor untuk melihat pemandangan 360° ke segala arah atau memainkan tombol gulung (scroll) untuk melakukan zoom in/out. Feature yang dimiliki Stellarium rasanya sangat menarik. Apalagi, bagi kami yang termasuk awam di bidang astronomi. Beberapa yang menarik di antaranya informasi rinci setiap objek langit, ilustrasi rasi bintang, dan pilihan lanskap.Tersedia juga opsi untuk mengubah waktu dan lokasi penerawangan tertentu, meliputi kota-kota di seluruh dunia. 

(pikiranrakyat/stellarium/um)