Berita /

Jangan Takut Makan Coklat

Oleh : CIMSA - FK Unand , Senin, 11 Maret 2013 08:21 wib

Jam Gadang dari cokelat yang diperagakan di Grand Inna Muara, Padang, Januari lalu. (gry/inioke)

Sebuah Jurnal yang di publikasikan oleh The New England Journal of Medicine pada bulan Oktober 2012 menunjukkan bahwa negara yang mengkonsumsi coklat lebih banyak akan menghasilkan lebih banyak pemenang nobel, ini mungkin disebabkan karena coklat dapat meningkatkan kemampuan kognisi seseorang.  Coklat yang berasal dari biji Kakao adalah tumbuhan yang kaya akan zat yang bernama Flavanol. Zat ini kaya akan anti oksidan dan anti peradangan.

Selain meningkatkan kemampuan kognisi, coklat hitam juga dapat meningkatkan kesehatan jantung. Konsumsi sekitar 28 gr coklat hitam selama 1-3 kali dalam sebulan menurunkan resiko penyakit jantung sebanyak 26% sedang untuk konsumsi 1-2 kali dalam seminggu dapat menurunkan resiko sebanyak 32%. Untuk konsumsi setiap hari tidak terlihat perubahan penurunan yang berarti.

Manfaat lain dari coklat untuk jantung adalah kemampuannya dalam menurunkan tekanan darah. Penurunan ini dikarenakan zat  flavanol yang terkandung dalam coklat akan memicu produksi asam nitrit yang ada pada dinding pembuluh darah sehingga pembuluh darah akan menjadi lebih lebar dan tekanan darah pun turun.

Namun yang perlu diiingat tidak semua coklat baik untuk dimakan, karena kebanyakan olahan coklat yang berada di pasaran merupakan biji kakao yang sudah diolah dengan penambahan gula dan asam lemak jenuh, yang dapat mengurangi manfaat flavanol.  Jadi tetaplah mengkonsumsi coklat yang mengandung banyak flavanol alias Dark Chocolate. (*)