Berita /

Pria ini 13 Tahun Belajar Raih 19 Gelar Sarjana dan Master

Inioke.com , Minggu, 21 Juli 2013 16:42 wib

Bayangkan, nama kamu disambung 19 gelar sarjana, master dan profesional. Dan, bayangkan juga bagaimana menyebutnya ketika memperkenalkan diri di hadapan orang ramai. Ini benaran lo...

Cukup adil memang, jika sebagian besar profesional bangga dengan prestasi mereka, terutama ketika nama mereka ditambah gelar dari hasil kerja keras selama bertahun-tahun.

Namun, Welin Kusuma, pria Indonesia yang tiba-tiba ramai diperbincangkan, sangat sulit baginya untuk menulis nama lengkap, karena harus menyambungkan dengan 19 gelar yang dimilikinya. Jika pun ditulis, akan menghabiskan tiga baris penulisan.

Ya, laki-laki 31 tahun itu memiliki 19 gelar, khususnya 8 gelar sarjana, 3 gelar master tiga, dan 8 gelar profesional.

Jika ditulis namanya akan seperti ini, Welin Kusuma ST, SE, SSos, SH, SKom, SS, SAP, SStat, MT, MSM, MKn, RFP-I, CPBD, CPPM, CFP, AffWM, BKP, QWP.

Orang mungkin berpikir bahwa ia menghabiskan seluruh hidupnya belajar. Namun, Welin hanya menghabiskan 13 tahun mendapatkan semua gelarnya.

Bagaimana itu mungkin?

Yah, ia mengambil kelas secara paralel, menghabiskan sepanjang hari berjalan dari satu ke universitas yang lain. Ada saat-saat belajar sampai sulit baginya. Dia menerima peringatan untuk mengambil kursus untuk lebih lama dari waktu normal yang dianjurkan, dan ia juga memiliki kelas yang seringkali tumpang tindih.

Namun, ia tidak membiarkan rintangan ini menghalangi. Ketika ditanya mengapa dia belajar begitu banyak, jawabannya adalah bahwa ia bermimpi untuk menjadi konsultan terintegrasi yang dapat memberikan banyak perspektif untuk kliennya.

"Gelar profesional saya berhubungan dengan manajemen, keuangan, dan perpajakan,” jelasnya. Meskipun ia banyak terfokus pada bidang manajemen, ia belajar hukum dan rekayasa untuk melengkapi kliennya dengan informasi lebih lanjut.

Berikut adalah riwayat pendidikannya:

* Lulusan SMAN 1 Kendari
* Manajemen Ekonomi besar di STIE Urip Sumoharjo, 2001
* Sarjana Teknik (ST) pada tahun 2004
* Hukum Unair dan Administrasi Publik di Universitas Terbuka (UT), 2002
* Teknik Informatika di Sekolah Tinggi Teknik Surabaya (STTS), 2002
* Sastra Inggris di Inggris Petra 2003
* Gelar sarjana dalam administrasi publik dan statistik di UT
* Magister Teknik Industri di ITS 2004
* Master Ilmu Manajemen
* Magister Notaris di Universitas Airlangga (Unair)

Gelar profesional meliputi:

* Perencana Keuangan Terdaftar, Indonesia (RFP-I)
* Bersertifikat profesional dalam pengembangan merek (CPBD)
* Bersertifikat profesional dalam manajemen produk (CPPM)
* Bersertifikat keuangan perencana (CFP)
* Afiliasi manajer kekayaan (AffWM)
* Bersertifikat perpajakan konsultan (BKP)
* Berkualitas perencana kekayaan (QWP)
* Bersertifikat profesional dalam sumber daya manusia (CPHR)

Dia juga tidak banyak membebankan pendidikannya pada orang tua karena membiayai sendiri sejak tahun 2004.

Sampai hari ini, ia adalah konsultan pajak. Namun, pekerjaan sebenarnya dalam sistem informasi. (GRY/weirdasianews.com)