Rubrikasi /

Bunkasai, Festival Budaya Jepang Dihelat di Unand

Oleh : Riche Sepniyantika , Selasa, 03 April 2012 19:57 wib

Bunkasai 8 (foto: Riche)

Sastra Jepang Universitas Andalas mengadakan Festival Budaya Jepang yang dilaksanakan selama dua hari, Selasa dan Rabu (03-04/04/2012) pada pukul 09.00 – 17.15 WIB. Festival Budaya Jepang (Bunkasai 8) ini digelar di Auditorium Universitas Andalas, Padang. Pelaksanaan acara ini disponsori oleh OBKG, Singgalang, Star Radio, RRI, Warna FM, seluler (AXIS), dan Instansi Pemerintah.

Acara ini bertemakan “Kagayakuniji” yakni Pelangi yang Berkilauan. Hal ini dikarenakan pelangi itu mempunyai makna tersendiri bagi orang-orang atau masyarakat luas, yakni berupa lambang persahabatan dan lambang keindahan. Semakin banyak lomba yang dilaksanakan. Di acara Bunkasai ini, ada pula rumah hantu ala Jepang (Obake House). Ada bunga Sakura dan ini membuat siswa SMA atau orang-orang yang berdatangan dapat menikmati Bungkasai ke 8 Sastra Jepang Unand.

Selain itu, beragam acara lomba yang dilaksanakan pada Festival Budaya Jepang, dan dimeriahkan dengan berbagai bentuk stand-stand berupa bentuk kreatifitas yang dilakukan oleh para mahasiswa. Lomba-lomba tersebut diantaranya adalah lomba Kana Contest, Kanji, Shuji, Anime Contest, Doujin, Origami, Singing Contest, Rodoku, Dance Competition, Cerdas Cermat, Cosplay (costum player), dan J-style.

Lomba ini diikuti dari berbagai SMA se - Sumbar, SMK, MAN, SD DEK, Akamaru, UNP, UBH, OBKG (Lembaga Les Jepang), Unand, SMP, dan masyarakat umum. Festival ini juga mengundang tim dari USU yang berjumlah 23 orang mahasiswa dan 2 orang dosen yang ingin melihat Bunkasai yang ada di Unand.

Ketua panitia pelaksana, Albuqori, mengatakan, tujuan diadakan Festival Budaya Jepang adalah untuk menampilkan semua kemampuan mereka dalam hal kebudayaan Jepang, membentuk pengabdian pada masyarakat, dan memperkenalkan kebudayaan budaya Jepang itu sendiri. Serta meningkatkan kreatifitas mahasiswa/ siswa mengenai budaya Jepang.

Bunkasai 8 pada hari kedua pelaksanaan akan dihadiri oleh Konsulat Jenderal Jepang dan Jaso yakni Lembaga Studi ke Jepang untuk mengadakan presentasi tentang studi ke Jepang.

Budaya Jepang diperkenalkan dalam festival ini. Hal itulah yang mengundang pengunjung dan peserta untuk ikut serta dalam festival ini.

"Dengan Festival Budaya Jepang, sastra Jepang, Unand dapat membuat kami termotivasi dan lebih tahu budaya Jepang, serta lebih banyak tahu lagi mengenai lagu-lagu Jepang. Tidak hanya itu kami juga dapat pengetahuan dan dapat menyalurkan bakat dengan ikut even ini,” ujar Yulia dan Tari siswa SMA 5 Padang.

Sementara itu, Ike (15) dari SMA 1 Baso, menyatakan acara seperti ini sangat bagus bisa menyalurkan inspirasi seperti menyalurkan minat dan bakat untuk belajar tulisan kanji. (*)