loading kirim salam...
kirim salam
Kirim Tulisanmu ke inioke.com
Kreasitek 300x250

Popular Konten

Ketika Malam Takbiran Tiba

Lebaran Oke

Malam takbiran. Tradisi ini biasa kita lakukan jelang lebaran, malam sebelum hari raya Idul Fitri. Banyak cara yang dilakukan remaja ketika malam takbiran tiba. Ada yang keliling, melafazkan "Allahu Akbar, Allahu Akbar", ada pula yang sibuk mempersiapkan Idul Fitri di rumah masih-masing, dan ada... detail »

Jingga FM

Home/OkeNews/Berita
print send

Beasiswa Bidik Misi Cari 40 Ribu Orang

Jumat, 30 Juli 2010 | 06:14:00 WIB

Beasiswa Bidik Misi Cari 40 Ribu Orang

Beasiswa Bidik Misi Cari 40 Ribu Orang: logo beasiswa Bidik Misi

Jumlah mahasiswa baru di Indonesia mencapai 200 ribu orang per tahunnya. Namun, pemerintah menargetkan 40 ribu orang mahasiswa yang akan menerima beasiswa bidik misi ini. Beasiswa bidik misi ini diperuntukkan bagi calon mahasiswa dari keluarga tidak mampu. Sehingga pendidikan dapat merata bagi anak Indonesia. Selain itu, beasiswa bidik misi ini  diharapkan dapat mendongkrak angka partisipasi kasar (APK) kelulusan pendidikan tinggi di Indonesia. Beasiswa bidik misi diberikan pemerintah untuk membebaskan calon mahasiswa tidak mampu dari segala bentuk pungutan SPP, bahkan biaya hidup.

Selain itu, Program Bidik Misi juga digunakan untuk membantu program studi yang dengan cara biasa tidak atraktif. Misalnya, jurusan bahasa daerah, ilmu perbintangan, atau antropologi. Padahal, jurusan tersebut penting. "Jadi kami minta, kami undang siapa yang berbakat kalau dia masuk ke sana, ini sudah ada beasiswanya. Tapi ini karena baru, maka tolong pers cek pengetahuan masyarakat mengenai bidik misi ini", kata Fasli Djalal.

Wakil Mendiknas itu juga menjelaskan bahwa prosedur operasional standar Bidik Misi dimulai dari sekolah. Kepala sekolah mendata siswa-siswi berprestasi di sekolahnya, kemudian permohonan tersebut ditabulasikan oleh perguruan tinggi yang dituju. Kemudian, perguruan tinggi ini mendatangi langsung siswa-siswi tersebut. Pemerintah telah memberikan kuota kepada seluruh perguruan tinggi negeri di Indonesia untuk menerima calon mahasiswa berprestasi yang kurang mampu. Dari pengalaman satu tahun ini akan dievaluasi, apakah perguruan tinggi tersebut mampu memenuhi kuota atau tidak. "Kalau mereka tidak mendapatkan anak-anak potensial sesuai dengan kuota, kami akan memberikan sanksi kepada mereka," ucapnya.

Menurut Wakil Menteri Pendidikan Nasional, Fasli Djalal, dalam situs resmi Kementrian Pendidikan Nasional (28/7), penerima beasiswa bidik misi sejak hari pertama tidak boleh membayar SPP apapun, dan dibantu Rp 500.000 hingga Rp 750.000  per bulan untuk biaya hidupnya, sampai tamat S1. (*/opie)
Share on: | Bagikan | akses http://m.inioke.com dari gadget mu!

Komentar

Ada 0 Komentar Untuk OkeNews/Berita Ini. Posting komentar Anda
Klik untuk mengirim komentar
  kode:
IniOke.com Groups

Powered by  MyPagerank.Net Yahoo bot last visit powered by MyPagerank.Net Msn bot last visit powered by MyPagerank.Net Links online counter