Bukittinggi, inioke.com–Akhirnya, seorang pasien positif COVID-19 di RS Achmad Mochtar Bukittinggi sembuh. Pasien ini yang pertama sembuh di Sumbar dari serangan pandemi virus corona. Sementara, hari ini ada penambahan 1 pasien positif lagi dirawat di RS Achmad Mochtar Bukittinggi.

Kabar kesembuhan pasien ini diketahui dari hasil tes swab tenggorokan yang dikeluarkan Pusat Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, Senin (6/4).

Keterangan Direktur RSUD Achmad Mochtar, Khairul, pasien itu berjenis kelamin perempuan, warga Batusangkar, Kabupaten Tanah Datar. Pasien tersebut dirawat di mulai 20 Maret dalam kondisi demam dan sesak napas setelah pulang dari Jakarta. Setelah itu, sampel swab tenggorokannya diperiksa dan dinyatakan positif mengidap Covid-19.

“Hasil tes swab yang keluar hari ini merupakan hasil tes kedua. Hasil tes swab pertama, keluar tiga hari yang lalu dengan hasil negatif. Namun, hasil tes swab pertama itu belum boleh diumumkan karena hasilnya belum pasti akurat,” ujarnya.

Setelah dinyatakan sembuh, pasien dibolehkan pulang dan tidak diwajibkan untuk mengisolasi diri selama 14 hari.

Baca juga :  Pemko Padang Panjang dan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat Teken MoU

Khairul menambahkan bahwa saat ini terdapat lima pasien positif Covid-19 yang dirawat di RSUD Achmad Mochtar. Dalam merawat pasien pihaknya mengobati penyakit penyerta pasien jika ada dan memperkuat daya tahan tubuhnya. Pihaknya tidak memberikan obat khusus Covid-19 karena obat tersebut belum ada.

Sementara itu Pejabat Pemberi Informasi Daerah Rumah Sakit Umum Pusat M. Djamil Padang, Gustavianof, menegaskan bahwa itu merupakan pasien Covid-19 yang pertama sembuh di Sumatera Barat.

Bertambah 1 pasien positif

Kepala Biro Humas Setdaprov Sumbar Jasman Rizal melaporkan, perkembangan kasus COVID-19 hari ini, kasus terkonfirmasi positif bertambah jadi 18, dengan rincian, dirawat 9 pasien, isolasi di rumah 7 pasien, meninggal 1 pasien dan sembuh 1 pasien.

“Sekarang positif COVID-19 di Sumbar bertambah 1 orang lagi, sehingga menjadi 18 orang. Berasal dari Kabupaten Pasaman, jenis kelamin laki-laki, berusia 43 tahun,” katanya di Padang, Senin (6/4).

Jasman menambahkan, saat ini pasien masih dalam penanganan medis di Rumah Sakit Achmad Mochtar Bukittinggi.

“Dirawat di RSAM Bukittinggi sejak 31 Maret lalu, riwayat perjalanan yang bersangkutan dari Malaysia, karena istrinya saat ini berada di Malaysia,” ujarnya. (GYN)

Baca juga :  Pandemi COVID-19, Jangan Balik ke Jakarta Dulu