Padang, inioke.com–Kasus terkonfirmasi covid-19 di Sumbar capai angka tertinggi hari ini (29/8). Dari hasil pemeriksaan tim laboratorium Sumbar dibawah penanggungjawab Andani Eka Putra, diperiksa 3.628 spesimen (Lab Unand 2.867 dan Lab veteriner Baso 285) terkofirmasi positif 90 orang.

“Ini kasus positif paling banyak sejak pandemi covid-19 melanda Sumbar pada Maret lalu,” ujar Jubir Percepatan Penanganan Covid-19 Sumbar, Jasman Rizal.

Jumlah 90 positif tersebut tersebut berasal dari Kota Padang 46 orang, Kabupaten Dharmasraya 1 orang, Padang Pariaman 9 orang, Limapuluh Kota 4 orang, Pessel 5 orang, Sijunjung 2 orang, Kabupaten Solok 3 orang, Agam 8 orang, dan Pasaman Barat 10 orang.

Selain itu, sembuh terkonfirmasi sementara 9 orang. Positivity Rate hari ini 2,8% persen.

“Kita sangat prihatin, karena di Kabupaten Pasaman Barat, 10 orang yang terinfeksi tersebut semuanya adalah dokter di RSUD Pasaman Barat. Kita berharap, pasien jujur dengan apa yang ditanyakan oleh tenaga kesehatan disaat memeriksakan kesehatan dan kita berharap agar tenaga kesehatan lebih ketat lagi menjalani protokol kesehatan disaat melaksanakan tugasnya,” ungkap Kadis Kominfo Sumbar ini.

Baca juga :  Pulang dari Ambon, Seorang Warga Tanah Datar Positif COVID-19

Agar penanganan penyebaran covid-19 bisa tertangani dengan baik, ia berharap daerah-daerah yang masih minim mengirimkan spesimennya, untuk segera mengirimlan spesimennya sesuai target testing rate yang telah ditetapkan.

“Berdasarkan data kami, masih banyak daerah yang enggan mengirimkan sample spesimen warganya ke laboratorium. Kita khawatir, kalau tidak segera mengirimkan sample spesimen warganya, kita akan kesulitan memutus mata rantai penyebaran covid-19 di Sumbar,” katanya.

Ia berharap daerah dimaksud segera melakukan test PCR secara massal di daerah yang dianggap aman, padahal sebetulnya menunggu bom waktu meledak. (ioc)