Padang Panjang, inioke.com–Apresiasi Pemerintah Pusat terhadap langkah Pemko Padang Panjang dalam penanggulangan pandemi COVID-19, menjadikan Kota Padang Panjang menjadi salah satu daerah yang mendapat manfaat dari alokasi Dana Insentif Daerah (DID) tahun 2020.

DID yang ada pada Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumatera Barat, khususnya pada Seksi Promosi dan investasi Produk Peternakan ini peruntukannya akan dialokasikan di Kota Padang Panjang.

Pemanfaatan dana ini diperuntukkan untuk pengadaan untuk pembagian susu segar dalam bentuk Pasteurisasi kepada santri-santri di Pondok Pesantren Kota Padang Panjang.

Selain sebagai salah satu langkah peningkatan imunitas santri masa pandemi, program ini untuk memberdayakan produksi susu peternak yang daya belinya sedang menurun akibat dampak Covid-19. Juga sebagai upaya peningkatan ekonomi peternak khususnya yang tergabung dalam kelompok maupun koperasi.

Diharapkan dengan mengkonsumsi minuman berprotein hewani dalam bentuk susu segar, diharapkan dapat meningkatkan imunitas atau daya tahan tubuh kepada santri pondok pesantren khususnya dalam mencegah penyebaran virus covid-19.

Adapun nilai dana untuk pemberian susu pasteurisasi ke santri ponpes se Kota Padang Panjang ini senilai 200 juta rupiah, untuk 15.384 botol susu Pasteurisasi. Pemberian susu ini dicalonkan untuk santri di 8 ponpes yang ada di Padang Panjang.

Baca juga :  Helikopter BNPB mendarat di puncak gedung Dinas PU Sumbar, ini yang terjadi

Dari data yang diperoleh oleh Dinas Pangan dan Pertanian Kota Padang Panjang melalui Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan calon santri yang akan menerima susu segar ini sebanyak 1.881 orang.

Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kota Padang Panjang, Ade Nafrita Anas menyampaikan bahwa melalui kegiatan pembagian susu segar gratis yang didanai oleh DID ini, selain bisa meningkatkan perekonomian para peternak di Kota Padang Panjang juga bisa meningkatkan kualitas kesehatan para santri yang sedang menuntut ilmu.

“Dengan adanya dana untuk pemberian susu ke santri ponpes Padang Panjang ini diharapkan santri mendapatkan tambahan gizi sehingga dapat meningkatkan kesehatan dan imunitas santri, sekaligus peternak sapi perah mendapatkan manfaat dari program ini yaitu melalui adanya tambahan pembelian susu segar peternak, yang secara langsung meningkatkan pendapatan peternak dan adanya jaminan pasar bagi produksi susu ternak mereka,” urai Kepala Dinas Pangan dan Pertanian ini. (ioc/rilis)