Padang, inioke.com–Seiring penambahan pasien positif yang terus meningkat, pasien sembuh dari infeksi COVID-19 juga semakin banyak. Dinas Kesehatan Kota Padang mencatat 20 orang sembuh dari pandemi tersebut hingga kemarin (2/5).

“Dari 108 terkonfirmasi positif sebanyak 20 orang dinyatakan sembuh hingga saat ini,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Ferimulyani Hamid di Padang, Sabtu.

Kesembuhan pasien ini, paparnya, dinyatakan setelah melalui dua kali tes swab, untuk memastikan tidak ada lagi virus di tubuhnya. Setelah dinyatakan sembuh pasien ini sudah bisa berinteraksi dan beraktivitas sebagaimana biasa.

Agar bisa dinyatakan sembuh, dibutuhkan waktu 14 hari bagi seseorang, sejak hari pertama ia terinfeksi COVID-19. Selain itu, daya tahan tubuh sangat penting dalam proses penyembuhan ini. Sebab, daya tahan tubuh yang membentuk antibodi untuk melawan virus tersebut.

“Virus corona dapat menginfeksi siapa saja, tetapi efeknya akan lebih berbahaya atau bahkan fatal bila terjadi pada orang lanjut usia, ibu hamil, orang yang sedang sakit, atau orang yang daya tahan tubuhnya lemah,” ungkap Ferimulyani.

Baca juga :  Puluhan Hasil Tes Swab Keluar, Tak Ada Tambahan Kasus di Agam

Dilanjutkan Ferimulyani, virus ini akan menular bila tidak sengaja menghirup percikan ludah dari bersin atau batuk penderita COVID-19. Memegang mulut atau hidung tanpa mencuci tangan terlebih dulu setelah menyentuh benda yang terkena cipratan air liur penderita COVID-19. Serta, kontak jarak dekat dengan penderita COVID-19, misalnya bersentuhan atau berjabat tangan.

“Kita mengimbau semua warga tidak hanya di zona merah namun semua wilayah untuk sementara waktu tidak bepergian ke tempat umum. Kalau pun terpaksa harus bepergian usahakan pakai masker, kita tidak pernah tahu ada orang yang ternyata pembawa virus namun tanpa gejala,” tuturnya.

Sementara itu, data COVID-19 di Kota Padang hingga 2 Mei 2020, terdapat 2.645 pelaku perjalanan dari daerah terjangkit, 119 orang tanpa gejala, 31 orang dalam pemantauan, 148 pasien dalam pengawasan, 108 positif, 12 meninggal, 35 negatif, 20 sembuh dan 5 orang menunggu hasil. Pasien positif tersebar di 43 kelurahan dari 104 kelurahan yang berada di 10 kecamatan. (gyn)