Pesisir Selatan, inioke.com — Sebanyak 25 orang santri asal Pesisir Selatan, dikarantina oleh Gugus Tugas COVID-19 di Rusunawa Painan Selatan. Mereka baru pulang dari Jawa Timur, sebagai santri yang menuntut ilmu di daerah tersebut.

Menurut Rinaldi, Juru Bicara Gugus Tugas COVID-19 Pesisir Selatan, 25 santri tersebut ada yang  berdomisili di Kecamatan Sutera, Silaut dan Lunang. Mereka pun telah diambil sampel swab oleh pihak RSUD M. Zein Painan.

“Hari ini sampel tersebut sudah dikirim ke Labor Unand Padang. Para santri tersebut akan menjalani masa karantina hingga keluar hasil labornya,” ungkap Rinaldi melalui siaran persnya, Selasa 28 April 2020.

Sementara itu, secara terpisah, Sekretaris Gugus Tugas COVID-19 Pesisir Selatan, Daililpal mengatakan, para santri tercatat masuk ke Pesisir Selatan sejak Sabtu 25 April 2020 lalu. Mereka datang dari pondok pesantren yang ada di Desa Temboro, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Dan mereka saat ini statusnya ODP.

Sebagai informasi, per 28 April, pasien postif Covid-19 di Pesisir Selatan masih 16 orang. Lima di antaranya dinyatakan sembuh. Sementara pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 11 orang, delapan diantaranya menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit, dan tiga orang lainnya menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Baca juga :  Data Dinkes Kota Padang: Tiga Kecamatan Masuk Zona Merah COVID-19

Sedangkan Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 309 orang, 261 diantaranya selesai melewati masa pemantauan, Orang Tanpa Gejala (OTG) berjumlah 347 orang, 148 diantaranya selesai melewati masa pemantauan.

Gugus Tugas COVID-19 mencatat 6.171 orang yang masuk Pesisir Selatan sebagai pelaku perjalanan dari daerah terjangkit COVID-19. Dari jumlah tersebut,  4.708 orang telah selesai menjalani masa pemantauan. (KS)