Batusangkar, inioke.com–Orang Dalam Pantauan (ODP) di Kabupaten Tanah Datar tertinggi di Sumbar. Data pantauan COVID-19 di Sumbar pada Selasa (24/3) menunjukkan ODP di Kabupaten Tanah Datar mencapai 60 orang. Jumlah ini bertambah 6 orang dari sebelumnya 54 orang.

“Data per Selasa, orang dalam pantauan di Tanah Datar bertambah jadi 60 orang, pasien dalam pengawasan dua orang, dan positif tetap nihil,” kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Tanah Datar yang juga juru bicara COVID-19 Tanah Datar, Roza Mardiah, di Batusangkar, Rabu (25/3).

Ia mengharapkan masyarakat selalu meningkatkan kewaspadaan dan melapor ke puskesmas terdekat jika kembali dari daerah yang terdampak COVID-19. Untuk pencegahan, Pemkab Tanah Datar dengan gugus tugas yang telah dibentuk akan turun ke kecamatan dan nagari-nagari mengedukasi masyarakat.

Tim tersebut akan menyampaikan imbauan dan pesan dengan cara mengedukasi masyarakat melalui mobil keliling serta tetap melakukan penyemprotan disinfektan di tempat-tempat yang dianggap strategis dan fasilitas umum.

Tim juga melakukan penyemprotan disinfektan pada hari ke enam dengan mobil damkar di beberapa titik, seperti pasar Saruaso, Sitangkai Kecamatan Lintau Buo dan di Kecamatan Lintau Buo Utara.

Baca juga :  Pelabuhan Teluk Tapang Potensi Baru Investasi di Sumbar

Sementara Kalaksa BPBD Tanah Datar Thamrin mengatakan mengedukasi masyarakat maksudnya terkait dengan prilaku hidup sehat, phsycal distancing atau menjaga jarak fisik dengan orang di sekitar minimal 1 meter. Ia juga menyampaikan warga yang akan melakukan pesta pernikahan dan keramaian lainnya agar diundur mengingat wabah ini sangat rentan dan mudah menyebar.

“Kita mengedukasi masyarakat dengan pendekatan-pendekatan, selain itu kita juga memanfaatkan berbagai media yang dimiliki untuk menyampaikan informasi-informasi terkait COVID-19 ini,” ujarnya. (GY/ANT)