Padang, inioke.com–Dalam Pembatasan Sosial Berskala Besar, telah diatur tentang pelaksanaan kegiatan keagamaan. Tujuannya memutus mata rantai penyebaran virus corona.¬†Wakil Wali Kota Padang, Hendri Septa, sangat menyayangkan masih ada warga yang menyelenggarakan shalat fardhu berjamaah serta tarawih di masjid dan mushalla.

Salah satunya, Masjid Madinatul Al Munawwarah, Berok Nipah, Kecamatan Padang Barat, yang masih melaksanakan shalat fardhu dan tarwih sampai saat ini. Hendri Septa melakukan kunjungan ke sana, memastikan hal itu benar-benar terjadi, Rabu (29/4).

Saat bertemu dengan jamaah masjid tersebut, Hendri menekankan, penegakan aturan kegiatan keagamaan dalam masa PSBB bukan tanpa alasan. Sebab, sudah disepakati semua unsur dan pihak yang berwenang. Sebagaimana Pemerintah Kota Padang bersama unsur Forkopimda, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Padang, Dewan Masjid Indonesia (DMI) dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Padang telah mengeluarkan kesepakatan dan imbauan bersama kepada masyarakat untuk menunaikan ibadah shalat jumat dan tarwih di rumah masing masing.

“Terkait instruksi ini sudah jelas, baik yang difatwakan oleh MUI Pusat, MUI Provinsi dan MUI Kota Padang untuk melaksanakan shalat tarwih dirumah,” ujar Hendri.

Baca juga :  Sumbar Dukung Kebijakan Pusat Patuhi Protokol Kesehatan

Ia menjelaskan, imbauan yang telah dikeluarkan itu semata-mata untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona di Kota Padang. Mengingat semakin hari, orang yang positif terinveksi virus corona di Kota Padang jumlahnya semakin bertambah.

“Sangat kita sayang sekali, masih banyak masjid dan musallah di Kota Padang yang menggelar shalat tarwih. Padahal, per 29 April 2020, jumlah orang positif terinveksi virus corona di Kota Padang sudah mencapai 97 orang,” jelasnya.

Hendri berharap, masyarakat Kota Padang mematuhi segala imbauan yang telah dikeluarkan pemerintah agar mata rantai penyebaran virus di Kota Padang ditekan.

“Kuncinya bagaimana kita keluar dari wabah virus corona ini, bagaimana kita disiplin menjalankan imbuan pemerintah,” pungkasnya.

Dalam peninjauan itu juga hadir, Kapolresta Padang Kombes Pol Yulmar Try Himawan, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Edi Hasyimi, Kasat Pol PP Padang Alfiadi, Kalaksa BPBD Barlius, Kabag Kesra Amriman, Ketua MUI Kota Padang Duski Samad, Camat Padang Barat Eri Sendjaya, Kodim 032/Padang dan sejumlah pihak lainnya. (ino)

Baca juga :  Patung Mantan PM Winston Churchill dirusak Saat Demonstrasi Black Live Matter di Inggris