Padang Panjang, inioke.com–Pemko Padang Panjang menyediakan Saluran Pengaduan Terkait Bansos Dampak Covid-19. Bagi yang ingin membuat pengaduan silakan kontak layanan call center 112.

Hingga kini, kata Kepala Dinas  Kominfo Padang Panjang, Ampera Salim, pemko telah menyalurkan bansos Covid-19 kepada masyarakat. Secara umum proses distribusi dan penyaluran berjalan baik dan lancar serta tepat sasaran.

Di samping itu, Pemko Padang Panjang juga telah membuka semua data penerima bansos, by name by adrres di website https://bansos.padangpanjang.go.id.

“Sekiranya ada masyarakat yang hendak menyampaikan aduan,  pertanyaan, atau laporan terkait Bansos Dampak Covid-19 Kota Padang Panjang, dapat disampaikan melalui saluran
Nenu pengaduan pada website https://bansos.padangpanjang.go.id.
Atau layanan Call Center 112 pada Command Center Kota Padang Panjang,” ujarnya.

Melalui Layanan Call Center 112 pada Command Center Kota Padang Panjang, Pemko bertujuan memberikan kemudahan dalam penyediaan saluran informasi atau pengaduan penyaluran bantuan Covid-19.

Pemko Padang Panjang berkomitmen untuk meringankan beban masyarakat dengan menyalurkan bantuan dari berbagai sumber pendanaan,” imbuhnya.

Baca juga :  Begini Teknis Pelaksanaan PSBB di Sumbar

Kemudian, lanjutnya menyiapkan berbagai paket bantuan sosial (bansos), di antaranya adalah bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Sembako, Kartu Prakerja, Bansos dari Kemensos, Bansos dari Provinsi, Bansos Kota/Kabupaten dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Dana Desa.

Pemko Padang Panjang juga menyediakan layanan pengaduan untuk permasalahan pada program bantuan sosial (bansos). Permasalahan yang dapat diadukan meliputi penyelewengan, pungli, hingga penyaluran yang salah sasaran.

Langkah Pemerintah Kota Padang Panjang ini sejalan dengan Pasal 20 ayat (1) Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik juncto Pasal 2 ayat (1) Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 76 Tahun 2013 Tentang Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik, yang menegaskan hal demikian.

Pemko Padang Panjang sebagai penyelenggara pelayanan publik, merasa berkewajiban menyediakan saluran pengaduan internal (internal complain hadling) yang dapat diakses oleh masyarakat luas.

“Adapun layanan Call Center 112 bisa menerima telpon dari berbagai provider telekomunikasi hanya dengan menekan nomor 112 tanpa kode apapun. Ini merupakan layanan tak berbayar yang tidak akan menyedot pulsa alias gratis, tukas Ampera. (io/rilis)

Baca juga :  Mulai Hari ini, Kendaraan Lewat Perbatasan Sumbar Akan Disuruh Putar Balik