Padang, inioke.com–Salah seorang penumpang KM Ambu-ambu pernah kontak langsung dengan pasien positif COVID-19. Akibatnya, 51 penumpang dan Anak Buah Kapal (ABK) KMP Ambu-ambu tersebut dikarantina di Balai Diklat Kemenag Sumbar, Padang Baru, Kota Padang.

Dokter jaga Doni Andika Putra menceritakan, penumpang kapal KMP Ambu-ambu ini berangkat pada Selasa (19/5) lalu ke Mentawai, tiba di sana kemungkinan keesokan harinya, namun tidak bisa masuk Mentawai karena ada salah seorang penumpangnya kontak erat sama pasien positif COVID-19.

“Jadi statusnya mereka sekarang ini masih Orang Dalam Pemantauan (ODP) atau Orang Tanpa Gejala (OTG),” katanya di Balai Diklat Kemenag Padang Baru,” Jumat (22/5).

Doni menambahkan, penumpang dan ABK KMP Ambu-ambu belum ada satupun yang dinyatakan positif COVID-19.

“Pagi tadi dilakukan tes swab sebagian. Sekarang menunggu hasil swab, karena banyak sampel yang di tes, akan keluar paling cepat sekitar tiga hari,” ujarnya.

Doni melanjutkan, masih sebagian yang di tes swab karena ada batas waktu untuk pengiriman sampel ke laboratorium.

Baca juga :  Bersiaplah! Pemko Padang Akan Beri Bantuan Warga Terdampak COVID-19

“Ini mengingat jam pengiriman batasnya jam 1 siang tidak terkejar semua, besok akan kita lanjutkan,” ujarnya lagi.

“Dari 51 penumpang dan ABK tersebut terdapat juga anak-anak dan orang lanjut usia. Untuk batas karantina di sini menunggu hasil swab, kalau hasil swab dua kali negatif diperbolehkan pulang,” tuturnya. (gyn)