Dharmasraya, inioke.com–Kabupaten Dharmasraya membukukan 13 orang positif COVID-19. Jumlah tersebut setelah ada penambahan lagi kemarin. Dari 9 orang yang dilakukan tes swab, 7 orang dinyatakan positif COVID-19.

Juru Bicara Penanganan COVID-19 Dharmasraya, Rahmadian, menjelaskan, ketujuh orang itu berasal dari tiga kecamatan. Rinciannya, 3 orang dari Kecamatan Koto Baru, 2 orang dari Kecamatan Asam Jujuhan, dan 2 orang lainnya berasal dari Kecamatan Pulau Punjung.

“Sesuai protap Kemenkes, ketujuh pasien COVID-19 tersebut akan dilakukan pemeriksaan oleh dokter paru sebagai leader penanganan COVID-19 dalam bidang medis di RSUD Sungai Dareh. Nanti akan dilihat apakah ada faktor yang menambah berat penyakit ini dengan cara dirontgen dan diambil darahnya. Jika ada penyakit lain, akan diobati secepatnya, sehingga tidak terjadi komplikasi dengan penyakit lainnya,” terang Rahmadian.

Jika kondisi mereka baik, imbuhnya, tidak memiliki komplikasi penyakit lainnya, maka akan dikarantina di Gedung SKB.

“Juga ada permintaan isolasi mandiri, sesuai arahan yang kami terima. Jika isolasi mandiri benar-benar ada penegasan dari Gugus Tugas kecamatan dan nagari. Serta surat perjanjian pasien COVID-19 benar-benar tinggal di rumah tersebut sendirian,” tegasnya.

Baca juga :  KI Sumbar : Data Lengkap Pasien Positif COVID-19 Informasi Dikecualikan

Selain itu, Rahmadian menyampaikan, nantinya juga akan dilakukan pengecekan terhadap keluarga (level 1), yang sedang kontak (level 2) dan jarang kontak (level 3) dengan ketujuh pasien positif COVID-19.

“Semuanya kita lakukan swab. Namun dengan keterbasan di RSUD Sungai Dareh, ada 150 lagi yang antri untuk kita swab,” ungkap Rahmadian.

Rahmadian juga mengungkapkan ketujuh pasien baru tersebut merupakan klaster Ijtima Gowa, Sulawesi Selatan. (gyn)