Padang, inioke.com–Walaupun masa pandemi covid-19, motivasi semangat ibadah kurban masyarakat sangat tinggi. Salah satu indikasinya terlihat dari perputaran uang beredar mencapai Rp.700 miliar tahun ini dalam kegiatan jual beli ternak di Sumatera Barat.

Hal itu disampaikan Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, saat menyerahkan sapi kurban Presiden RI Joko Widodo kepada Ketua Pengurus Masjid Raya Sumbar, Sobhan Lubis.

“Atas nama pemerintah dan masyarakat Sumatera Barat menyampaikan rasa syukur dan terimakasih kepada Bapak Presiden RI Joko Widodo setiap tahun selalu memberikan sapi kurban dan tahun ini dengan sapi pilihan terbaik Sumbar seberat 1,2 ton, yang berasal dari peternak Solok,” ujar Irwan Prayitno dalam penyelenggaraan pemotongan sapi qurban di halaman Masjid Raya Sumbar, Sabtu (1/8).

Sapi kurban Presiden RI ini, lanjut Irwan, merupakan hàsil peternakan yang ada di Sumbar dan ada beberapa pertenak yang bersaing ketat dalam seleksi pemilihan sapi kurban oleh Dinas Peternakan Sumbar.

“Sapi yang terpilih merupakan sapi yang paling baik dan bagus di Sumatera Barat. Kita menyambut baik, selain memberi gairah terhadap peternak Sumbar walaupun masa pandemi covid 19, motivasi semangat ibadah kurban masyarakat sangat tinggi. Dan ini terlihat dari perputaran uang beredar sebesar 700 miliar rupiah tahun ini dalam kegiatan jual beli ternak di Sumatera Barat,” ungkap Irwan Prayitno.

Baca juga :  Sosialisasi Perda AKB, Tim Gabungan Kembali Turun Lapangan di Padang Panjang

Kakanwil Kemenag Sumbar, Hendri, menyampaikan pelaksanaan ibadah qurban di Sumatera Barat tahun ini berjumlah 32.632 ekor.

“Ternak sapi sebanyak 29.204 ekor, ternak kambing sebanyak 3.119 ekor dan kerbau 329 ekor, yang tersebar di masjid, mushalla dan beberapa tempat umum di Sumatera Barat. Ini bukti bahwa masa pandemi tidak mengurangi kegiatan ibadah kurban di Sumatera Barat,” ungkapnya. (ioc)