Padang, inioke.com–Kampanye pemilihan 2020 atau Pilkada 2020 di Sumbar masih diwarnai pelanggaran protokol kesehatan dan peraturan kampanye yang berlaku.

Setidaknya hingga 13 November 2020, Bawaslu Sumbar dan jajaran di kabupaten/kota telah membubarkan 85 kampanye baik Pilgub, Pilbup dan Pilwako. Sementara itu, Bawaslu juga mengeluarkan 15 Surat Teguran Tertulis Pelanggaran Protokol Kesehatan dalam kampanye Pilgub, 37 Surat Teguran Tertulis Pelanggaran Protokol Kesehatan dalam kampanye Pilbup/Pilwako, dan pembubara 20 kampanye Pilbub.

“Meski telah diatur secara jelas, tapi tetap saja semasa tahapan kampanye ini Bawaslu menemukan pelanggaran terhadap protokol covid-19 maupun pelanggaran kampanye lainnya,” ujar Komisioner Bawaslu Sumbar, Vifner.

Walaupun demikian, lanjut Vifner, Bawaslu di semua tingkatan bertindak tegas terhadap segala bentuk pelanggaran pemilihan 2020 ini.

“Kampanye dengan protokol kesehatan sudah menjadi ketetapan nasional untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 dan mengantisipasi kluster Pilkada. Kita sangat ketat sekali mengawasinya,” tukas Vifner. (ioc)

Baca juga :  Akses Alternatif ke Unand, Pembangunan Jembatan Kuranji Bakal Tuntas Akhir Tahun Nanti