Jakarta, inioke.com–Penanganan Covid-19 serta penguatan ekonomi akan menjadi diantara perhatian utama Gubernur Sumbar, Mahyeldi, bersama Wakilnya Audy Joinaldy.

“Insyaallaah dalam 100 hari, kita akan fokus pada RPJMD dan penanganan Covid-19
untuk pemulihan dan penguatan ekonomi masyarakat. Kemudahan modal usaha 590 ribu UMKM yang ada di Sumbar,” ujar Mahyeldi, didampingi Audy, saat
memberikan keterangan pers beberapa saat usai dilantik oleh Presiden RI, Joko
Widodo di Istana Negara, Kamis (25/2/2021).

Tidak itu saja, Mahyeldi juga menyinggung soal pariwisata sebagai penggerak perekonomian masyarakat Sumbar. Termasuk juga pengembangan sektor pertanian, peternakan, kelautan dan perikanan.

“Kita juga concern pada kearifan lokal di Sumatera Barat berupa adat basandi
syarak, syarak basandi kitabullah. Lalu pariwisata tentunya dan pemantapan
dunia pendidikan. Dengan dukungan Presiden serta kementerian lembaga instansi di pusat, DPR, DPRD serta seluruh masyarakat, kita berharap visi misi ini bisa berjalan dengan sebaik-baiknya,” tambah Mahyeldi.

Sementara itu, lebih lanjut terkait pengembangan pariwisata Sumbar, Sekretaris Tim Relawan Pemenangan Mahyeldi-Audy, yang juga merupakan Ketua Asosiasi Sales Travel Indonesia (ASATI) Sumbar, Elvis Kashmir, menyebut pengembangan pariwisata akan lebih menitikberatkan pada pariwisata berbasis ekonomi dan budaya lokal, termasuk komunitas-komunitas. (rls)

Baca juga :  Alex Indra Lukman : Ranah Minang adalah Bumi Pancasila