Arosuka, inioke.com–Sekitar 99 orang perantau asal Paninggahan Kabupaten Solok akan tiba sore ini (17/4). Para perantau tersebut pulang lewat jalur darat menggunakan 4 unit bus.

Menyambut kedatangan perantau tersebut, Pemkab Solok telah menyiapkan prosedur penanganan COVID-19 guna mencegah penyebarannya.

Wakil Bupati Solok, Yulfadri Nurdin, mengatakan para rombongan perantau ini akan dikawal dari Sungai Lasi atau perbatasan Solok hingga ke Paninggahan. Di sana mereka akan dikumpulkan di tenda depan masjid untuk diperiksa kesehatannya satu persatu. Selain itu juga disiapkan ambulan untuk yang membutuhkan perawatan di rumah sakit. Selanjutnya mereka akan dikarantina selama 14 hari.

“Jika selama 14 hari tak ada gejala yang menunjukkan COVID-19, maka mereka bisa dinyatakan sehat. Dan ini akan dipantau terus oleh dinas kesehatan,” paparnya.

Yulfadri mengatakan hingga 16 April 2020, ada sekitar 6000 perantau yang pulang ke Kabupaten Solok.

“Kita galang semua kekutan dalam menangani ini untuk mecegah terpaparnya warga Solok dari COVID-19,” terangnya.

Ia juga mengimbau warga yang tak pergi merantau dan untuk menjaga kesehatan. Sedangkan yang belum pulang, tahan dulu keinginannya untuk mencegah penyebaran wabah berbahaya ini. (GYN)

Baca juga :  Menjaga Keselamatan serta Kesehatan Penyelenggara dan Pemilih Tiap Tahapan