Padang, inioke.com–Angka terkonfirmasi positif COVID-19 di Kota Padang semakin menanjak drastis. Bahkan, hampir 75 persen pasien positif COVID-19 di Sumbar berasal dari Kota Padang. Sekarang, 30 orang dinyatakan positif COVID-19 di Padang dengan berbagai latar belakang kontak penyebaran.

Melihat perkembangan jumlah orang positif COVID-19 tersebut, Pemerintah Kota Padang telah melakukan berbagai upaya agar masyarakat tidak terpapar virus mematikan tersebut. Beberapa instruksi telah dikeluarkan Wali Kota Padang untuk menyelamatkan warganya. Hanya saja masih banyak warga yang tidak peduli dengan keselamatan dirinya. Mereka cenderung mengabaikan segala imbauan pemerintah. Hal ini diakui Kepala Dinas Kota Padang, Feri Mulyani Hamid.

“Pertambahan jumlah positif karena masih relatif banyak warga yang abai dengan imbauan pemerintah,” kata Feri Mulyani Hamid, Minggu (12/4).

Pemerintah Kota Padang sudah mengimbau warganya sejak jauh-jauh hari. Agar terhindar dari virus corona, Wali Kota Padang, Mahyeldi, mengimbau warganya untuk mengenakan masker setiap ke mana saja. Termasuk menghindari kontak dengan orang terjangkit, melakukan social distancing dan physical distancing, serta mencuci tangan dengan sabun.

Baca juga :  Hendri Septa Serahkan Sertifikat Tanah Program PTSL Kepada Masyarakat Koto Lalang

“Minggu pagi ini jumlah positif terjangkit virus masih 25 orang, penambahan terjadi pada siang harinya menjadi 30 orang,” ungkap Feri Mulyani.

Ia tidak bosan mengimbau seluruh warga untuk disiplin. Tidak mengabaikan imbauan pemerintah. Mengenakan masker, menjaga jarak, dan menerapkan pola hidup bersih, serta mengonsumsi makanan bergizi dan vitamin.

“Mari kita sama-sama disiplin, agar mata rantai penyebaran virus ini dapat terputus,” ujarnya. (ION)