Padang, inioke.com–Pembangunan jembatan Kuranji yang belum juga selesai hingga sekarang diharapkan tuntas akhir tahun ini. Jembatan yang membentang di Batang Kuranji sepanjang 100 meter tersebut tertunda pengerjaannya bertahun-tahun lalu.

“Pembangunan jembatan ini telah hampir 10 tahun, namun tidak kunjung selesai. Mudah-mudahan ini segera selesai karena masih ada lahan yang belum tuntas dan sudah dianggarkan pada tahun 2020,” kata Wakil Gubernur, Nasrul Abit,¬†saat meninjau pembangunan jembatan Kuranji Padang, kemarin.

Dikatakan Nasrul Abit, sering tertundanya pengerjaan jembatan tersebut karena masih ada pembebasan lahan yang belum tuntas sejak dimulai pembangunan kembali Mei tahun lalu. Lahan dalam proses pembebasan tersebut jalur perlintasan menyangkut rumah dan tanah ke arah kampus Unand Limau Manih. Ada tiga orang lagi yang tanahnya belum selesai dibebaskan. Maka diharapkannya, pembebasan lahan tersebut segera diselesaikan tahun ini, karena anggarannya sudah tersedia, tanpa mengenyampingkan hak pemilik lahan.

“Kita berharap ada pembangunan jembatan ini memberikan dampak positif pada pertumbuhan ekonomi dan membawa kemajuan pembangunan daerah terutama masyarakat Kuranji Kota Padang,” ujar Nasrul Abit.

Baca juga :  Dari 1154 Sampel Swab Ditemukan 5 Orang Positif Covid-19 di Sumbar Hari ini

Kepala Dinas PU Sumbar, Fathol Bari, menyebutkan pemberian bantalan beton, sekaligus pembangunan trotoar pada jembatan Kuranji dimaksudkan agar dapat dilalui masyarakat yang berjalan kaki.

“Jembatan ini sebagai jalur pintas dan menghemat waktu hingga dapat mengurai kemacetan di berbagai titik dari Kuranji menuju Pasar Baru Pauh dan kampus Unand Limaumanih yang selama ini menjadi persoalan serius,” ujarnya. (ioc)