Batusangkar, inioke.com–Mengantisipasi penyebaran COVID-19, mulai hari ini (19/3) hingga 31 Maret mendatang, RSUD Ali Hanafiah menutup sementara jam besuk pasien rawat inap. Kemudian, pendamping pasien rawat jalan dan rawat inap dibatasi maksimal dua orang yang sehat dengan usia antara 15 sampai 65 tahun.

Direktur RSUD Ali Hanafiah Batusangkar, Afrizal Hasan, mengatakan, penutupan sementara jam besuk pasien rawat inap ini untuk pencegahan penyebaran infeksi pandemi global COVID-19 yang sudah ditetapkan menjadi bencana nasional oleh pemerintah Indonesia.

Biasanya, kata Afrizal, jam besuk di RSUD Ali Hanafiah Batusangkar pukul 11.00-13.00 WIB dan pukul 17.00-21.00 WIB setiap hari. Afrizal juga mengingatkan agar seluruh pengunjung rumah sakit menerapkan prilaku hidup bersih dan sehat, seperti, menjaga kebersihan tangan, batuk dan bersin yang benar, dan sebagainya.

“Jika mengalami penyakit pernapasan setelah pulang dari daerah pandemik atau setelah kontak langsung dengan pasien terkonfirmasi COVID-19, segera mengecek kesehatan dan menyampaikan riwayat perjalanannya,” ujar Afrizal.

Terkait fasilitas pelayanan, Afrizal mengungkapkan telah membentuk membentuk tim penanggulangan COVID-19 yang diketuai dokter spesialis paru serta disiapkan tenaga medis khusus dan sarana khusus. Melakukan sterilisasi ruangan dengan penyemprotan desinfektan dan sosialisasi ke pengunjung rumah sakit.

Baca juga :  Satu orang tewas dalam kebakaran yang hanguskan empat rumah di Solok

“Kita sudah menyiapkan dua ruang isolasi dan akan ditambah empat lagi, memanfaatkan IGD dengan tetap mengacu kepada protokol COVID-19. Serta senantiasa berkoordinasi dengan dinas kesehatan kabupaten dan provinsi, RSUP M Djamil Padang dan RSUD Ahmad Mukhtar Bukitittingi sebagai rumah sakit rujukan,” ungkap Afrizal. (io)