Padang, inioke.com–Akhirnya, bantuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) Pemprov Sumbar cair juga. Kepala Biro Humas Sekdaprov Sumbar Jasman Rizal mengatakan, hari ini telah ditandatangani Surat Keputusan (SK) Gubernur Sumbar untuk pencairan dana JPS kepada masyarakat terdampak COVID-19.

Dana dari Pemprov tersebut, besarannya adalah Rp600 ribu setiap bulannya per Kepala Keluarga (KK), untuk selama 3 bulan ke depan (April, Mei dan Juni). Daerah yang telah menyerahkan datanya dan dinyatakan lengkap pada hari ini, Kamis (30/4) ke Pemprov yakni Kota Padang Panjang dan Kota Sawahlunto.

“Mudah-mudahan daerah lain segera menyusul menyerahkan datanya sesuai aturan, dan dapat segera mencairkan dananya untuk masyarakat terdampak di daerahnya masing-masing,” katanya.

Jasman menambahkan, sebagai informasi, pencairan pertama ini langsung diberikan untuk 2 (dua) bulan (April dan Mei 2029), sebesar Rp1,2 juta/KK. Dana JPS dari Provinsi Sumbar ini nanti diserahkan langsung oleh pegawai kantor pos ke rumah masing-masing masyarakat.

“Kemudian setiap rumah akan ditempel stiker penerima JPS dari dana provinsi Sumbar. Hal ini bertujuan untuk transparansi dan agar jangan terjadi pemberian ganda,” tuturnya.

Baca juga :  Andani Ungkap Dua Permasalahan Penanganan Covid-19

Terpisah, Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit menyebutkan, yang bisa dibayarkan atau ditransfer hari ini melalui kantor pos baru dua daerah yakni Kota Padang Panjang dan Kota Sawahlunto. Sementara itu Kabupaten Agam dan Kota Pariaman belum bisa dicairkan karena masih ada kekurangan. (gyn)