Padang, inioke.com–Tenaga kesehatan sebagai garda terdepan penanganan covid-19 harus sumber daya yang berkualitas, mumpuni dan siap dengan segala tantangan. Sementara di Sumbar, tenaga kesehatan masih kurang, tidak hanya dari segi jumlah tetapi juga mutu atau kualitas.

Hal ini diakui Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, saat launching Universitas Perintis Indonesia (Upertis) Padang, Senin (3/8).

“Memang kebutuhan terhadap tenaga kesehatan masih banyak. Walaupun pemerintah melakukan moratorium penerimaan ASN di bidang kesehatan dan juga menteri pendidikan masih moratorium untuk mendirikan sekolah-sekolah di bawah kesehatan, namun hakekatnya di lapangan kita masih membutuhkan tenaga kesehatan. Kalaupun ada yang menganggur, ini saya catat, bukan karena kurang kebutuhan, tapi yang menganggur kurang kualitas, kurang mutu,” kata Irwan.

Ia berharap dengan adanya Upertis Indonesia dapat menghasilkan tamatan yang tidak menganggur, bermutu, serta bisa menjawab tantangan dan harapan kedepan.

Rektor Upertis Indonesia terpilih, Elfi Sahlan Ben, menambahkan bahwa kepercayaan dan kerjasama adalah modal untuk menjawab tantangan dari sebuah perguruan tinggi.

Baca juga :  Satpol PP amankan 22 remaja yang diduga akan tawuran di Padang

“Tanpa kepercayaan, tanpa kerjasama, kerjasama dari semua unsur, baik dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa maupun pemerintah daerah, semua tantangan itu tidak bisa kita lewati,” katanya.

Turut hadir Forkopimda, Walikota Padang, Ketua Yayasan, para rektor Universitas Negeri Kota Padang, petinggi lembaga keuangan, serta awak media baik cetak maupun elektronik. (ioc)