Tua Pejat, inioke.com–Bappeda Kabupaten Kepulauan Mentawai menerbitkan Advice Planning (Rekomendasi Tata Ruang) untuk Rencana Seaport–Airstrip oleh PT Sama Sama Seaplane pada tanggal 8 Desember 2020 yang lalu.

“Rencana Seaport yang berlokasi di Teluk Katurei dan Silabu ini telah sesuai peruntukkannya dalam RTRW Kabupaten Kepulauan Mentawai,” jelas Kepala Bappeda, Naslindo Sirait, kepada media, Selasa (16/12).

Menurut Naslindo, manfaat yang diperoleh Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai dengan adanya seaport ini mendukung pengembangan pariwisata Mentawai. Tersedianya alternatif akses transportasi cepat dan dekat dengan kawasan wisata yang menjadi tujuan utama dari wisatawan mancanegara berkunjung ke Mentawai.

“Selain itu, seaport ini juga dapat dimanfaatkan untuk pelayanan kemanusiaan seperti evakuasi medis dan layanan darurat apapun,” ujar Naslindo.

Dilanjutkan Doktor Ilmu Ekonomi Universitas Andalas ini, berdasarkan proposal yang telah disampaikan PT Sama Sama Seaplane, pesawat yang digunakan adalah jenis pesawat Caravan Amphibian Cessna yang dapat mendarat di air dan tanah, dengan kapasitas maksimal 12 penumpang. Pesawat jenis ini dapat berlabuh di dermaga apung dengan dampak lingkungan yang minimal.

Baca juga :  Setelah 11 tahun Menunggu, Gedung Baru RSUD Sungai Dareh Diresmikan

“Memang untuk tahap pertama ini Seaport akan beroperasi di 2 lokasi tersebut, namun untuk tahap berikutnya PT Sama Sama Seaplane merencanakan akan beroperasi di Tuapejat,” kata Naslindo.

Dengan diterbitkannya rekomendasi tata ruang ini, tambah Naslindo Sirait, pemerintah daerah memberikan dukungan untuk rencana seaport ini agar dapat segera beroperasi terutama untuk mendukung pengembangan pariwisata kelas dunia di Kabupaten Kepulauan Mentawai. (ioc/rls)