Agam, inioke.com–Bawaslu memahami keterbukaan informasi dimana semua keputusan sesuai kewenangan Bawaslu itu menjadi hak publik.

Demikian disampaikan Ketua Bawaslu Agam Elvis saat menerima tim visitasi KI Sumbar dikoordinir Tanti Endang Lestari dengan anggota Adrian dan verifikator Tiwi Utami.

“Saat proses penanganan dan penindakan memang ada informasi yang belum kita publis,” ujar Ketua Bawaslu Agam Elvis saat divisitasi KI Sumbar dalam rangka Monev menuju Anugerah Ketebukaan Informasi Publik di Bawaslu Agam, Kamis (15/10).

Bahkan Elvis didampingi anggota Bawaslu Agam Okta Muhlia dan Hendra Susilo dan Sekretaris Yuli Zamra mengatakan merekruitmen Panwaslu Kecamatan sampai Pengwas TPS.

“Semua berjenjang dan ada mekanisme uji publik, sehingga ada yang gagal menjadi pengawas kita punya data dan dokumen termasuk penilaian setiap calon pengawas adhoc itu,” ujarnya

Bahkan Bawaslu Agam menampilkan anggaran hibah Pilkada Bupati Agam di website resmi Bawaslu mulai total sampai dengan garis besar kegunaannya.

“Itu sudah kelaziman ketika APBD disahkan di Agam harus dipublis ke publik,” ujar Sekretaris Bawaslu Agam Yuli Zamra

Baca juga :  Pemko Padang Razia Masker di Perkantoran

Di website Bawaslu Agam juga membuka ruang permohonan secara online maupun offline.

“Ada pak bisa secara online kalau secara phisik datang ke kantor buku isi tamu dan isi form permohonan informasi,”ujar Yuli Zamra. (rls)