Padang, inioke.com–Bawaslu Kota Padang melakukan rapid test sebelum dimulainya tahapan verifikasi faktual calon perseorangan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Tahun 2020.

Berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum nomor 5 tahun 2020, tahapan verifikasi faktual calon perseorangan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur tahun 2020 akan dilaksanakan secara serentak oleh KPU Provinsi Sumatera, KPU Kab/Kota, PPK dan PPS pada tanggal 27 Juni-10 Juli 2020.

Rapid test dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan jajaran Bawaslu Kota Padang sampai ke tingkat kelurahan dalam keadaan sehat dengan tidak adanya indikasi reaktif covid-19 sehingga mampu melaksanakan tugas pengawasan verifikasi faktual.

Adapun jajaran Bawaslu Kota Padang yang mengikuti rapid test kemarin (26/6) adalah Ketua dan Anggota, Kordinator Sekretariat serta Staf Sekretariat Bawaslu Kota Padang, diikuti juga pengawas ad hoc tingkat kecamatan dan kelurahan.

Rapid test dilakukan dalam beberapa sesi. Sesi pertama dilakukan oleh Ketua dan Anggota serta Sekretariat Bawaslu Kota Padang. Selanjutnya diikuti sesi kedua yang diperuntukkan kepada Panwas Kecamatan Lubuk Begalung dan Pauh serta Pawas Kelurahan. Sesi ketiga diperuntukkan kepada Panwas Kecamatan Lubuk Kilangan, Padang Utara, dan Padang Timur serta Panwas Kelurahan. Sesi keempat diperuntukkan kepada Panwas Kecamatan Padang Selatan dan Koto Tengah serta Panwas Kelurahan. Dan sesi kelima diperuntukkan kepada Panwas Kecamatan Nanggalo, Bungus Teluk Kabung, dan Padang Barat serta Panwas Kelurahan.

Baca juga :  Virus Corona Bisa Berdampak Menurunnya Imunitas Sosial

Ketua Bawaslu Kota Padang, Dorri Putra mengatakan bahwa dilaksanakannya rapid test secara persesi dengan maksud untuk mengantisipasi mengumpulkan orang banyak dalam satu tempat yaitu di kantor Bawaslu Kota Padang.

“Rapid test didisain secara persesi agar sesuai anjuran protokol kesehatan covid-19 yang mengaruskan physical distancing dan social distancing,” jelasnya.

Sebelumnya Bawaslu Kota Padang telah mendistribusikan APD (Alat Pelindung Diri) berupa Face Shield, Masker, sarung tangan serta hand sanitizer dan suplemen kepada Panwas Kecamatan dan Panwas Kelurahan.

“Hal ini dilakukan sebagai bentuk pengamanan kepada jajaran Bawaslu Kota Padang dalam melakukan Pengawasan Verifikasi Faktual Calon Perseorangan berdasarkan Protap Covid-19,” tutupnya. (boy)