Padang Panjang, inioke.com–Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Padang Panjang akan membentuk Kelompok Kerja (Pokja) pencegahan Covid-19 pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur tahun 2020.

Ketua Bawaslu Kota Padang Panjang, Santina, menyampaikan,keberadaan Pokja itu nantinya akan menggalang sinergi dengan unsur Pemerintah, TNI, Polri, Kejaksaan, khusus menangani pelanggaran protokol covid-19 di masa pilkada.

“Dengan dibentuknya Pokja ini diharapkan petugas kampanye, tim kampanye, LO, pasangan calon benar-benar melaksanakan peraturan yang ditetapkan,” ungkapnya, ditemui usai pertemuan Bawaslu dengan Forkopimda di Kantor Bawaslu Padang Panjang, Kamis (8/10).

Wakil Walikota Padang Panjang, Asrul, yang hadir pada pertemuan itu menyampaikan, Pokja yang dibentuk hendaknya jelas tugas pokok dan fungsinya serta tidak tumpang tindih dengan tim penerapan Perda AKB Nomor 6 Tahun 2020.

“Pokja yang dibentuk harus jelas tugas pokok dan fungsinya, tidak tumpang tindih dengan tim penerapan Perda AKB,” ungkap Wawako Asrul.

Seluruh unsur dari Pemko Padang Panjang, TNI/Polri serta kejaksaan yang hadir mendukung langkah Bawaslu.

Adapun struktur Pokja, Pembina yaitu Walikota, Kapolres,Dandim 0307 dan Kajari, kemudian, Ketua I dijabat oleh Ketua Bawaslu, Ketua II oleh Ketua KPU, Sekretaris dari unsur Pemko Padang Panjang, lalu ada Kordinator Pencegahan, Kordinator Pengawasan dan Kordinator Penindakan. (rls)

Baca juga :  Pemkab Solok Selatan Akan Bantu 10.392 Warga Terdampak Ekonomi Akibat COVID-19