Padang, inioke–Sanksi terberat bagi pasangan calon, partai politik atau gabungan partai politik pengusung, serta simpatisan, adalah pencoretan pasangan calon dari ajang pilkada.

“Artinya, tidak boleh ikut sebagai peserta,” tegas Anggota Bawaslu Sumbar, Vifner, dalam pertemuan terkait kampanye dengan parpol, LO pengusung dan stakeholder lainnya.

Pertemuan ini, kata Vifner, selain menegaskan aturan kampanye juga menyamakan persepsi dalam melakukan kampanye oleh pasangan calon, parpol, dan tim pemenangan.

“Kita sengaja mengundang Paslon melalui LO, Parpol, wartawan dan stakeholder lainnya, agar bisa mengikuti aturan pilkada yang berlaku, karena ada sanksi politik seperti membatalkan paslon sebagai peserta jika berkaitan dengan politik uang, dan sanksi hukum yang akan diproses Kepolisian atau Gakumdu jika memang ditemukan pelanggaran, setelah mengikuti tahap sanksi yang ada,” jelas Vifner.

Ditambahkan Vifner, tata cara atau aturan menyangkut kampanye pilkada sudah diatur dalam PKPU 04/2017, dengan perubahan nomor 11/2020, PKPU nomor 06/2020 dengan perubahan pertama PKPU nomor 10/2020 dan perubahan kedua nomor 13/2020, juga berdasarkan keputusan KPU tentang pedoman teknis pelaksanaan kampanye pemilihan kepala daerah No.465/PL.02.4-Kpt/06/KPU/IX/2020.

Baca juga :  KI Sumbar Bagikan Hand Sanitizer kepada FJ KIP

“Pada panduan teknis tersebut jelas dan nyata diatur semuanya, baik tanggal maupun bulan, serta apa saja yang diperbolehkan, termasuk pemasangan iklan melalui media massa, media sosial dan daring, jadi mari kita patuhi bersama agar tidak ada permasalahan dikemudian hari,” tegas Vifner lagi.

Vifner juga mengatakan, setiap pelanggaran pemasangan alat peraga kampanye semenjak ditetapkan sampai masuk masa diperbolehkan memasang atribut akan diberi sanksi sesuai tingkatan, dan wajib menurunkan dalam waktu 1X24 jam.

Pertemuan penegakan aturan atau hal teknis dihadiri juga KPU Sumbar yang diwakili Sekretaris Firman dan kasubag Teknis dan Hupmas Jumiati, Dinas Perhubungan, Satpol PP dan Damkar, Diskominfo Sumbar, serta Kepolisian. (ioc)