Padang, inioke.com–Menanggapi pertanyaan masyarakat terkait Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat belum juga disalurkan, Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit menyampaikan data dari kabupaten/kota belum ada.

“Bukannya kami tidak mau atau menahan untuk menyalurkan. Uang sudah ada, teknis penyaluran sudah disepakati. Sekarang yang jadi masalah data dari daerah belum ada, jadi mau disalurkan ke siapa? Kami tunggu data by name by adress dari kabupaten dan kota,” ujarnya, Senin, (27/4).

Nasrul Abit menegaskan, belum satupun kabupaten/kota memasukkan data lengkap dengan acuan nama lengkap dan alamat penerima. Menurutnya data jadi acuan pencarian dan pengiriman uang ke alamat penerima.

“Hasil keputusan rapat terakhir pengiriman BLT dari provinsi yang semula uang akan ditransfer melalui kabupaten/kota akhirnya akan dikirimkan langsung via pos ke alamat masing-masing penerima,” jelasnya.

Dilanjutkan Nasrul, sebelumnya sudah ada daerah yang mengirimkan data ke Dinas Sosial Sumbar, namun akhirnya ditarik kembali dengan alasan memperbaiki dan melengkapi.

Ia juga mengingatkan pemerintah kabupaten/kota, Pemprov Sumbar meminta nama dan alamat penerima lengkap. Data tersebut juga sebagai administrasi pertanggungjawaban keuangan provinsi untuk BLT sebesar Rp215.946.000.000.

Baca juga :  India Lockdown, Tauke dan Petani Gambir Limapuluh Kota Menjerit

Kabar gembiranya, pengiriman BLT tahap awal akan dirapel 2 bulan sekaligus. Jadi masyarakat akan menerima Rp1.200.000 untuk perkepala keluarga (KK), yang jumlahnya 119.970 KK.

“Saya minta kabupaten dan kota segera melengkapi data agar masyarakat terdampak COVID-19 bisa menikmati bantuan dari provinsi,” tukasnya. (ion)