Padang Panjang, inioke.com–Penambahan 5 orang lagi Covid-19 di Padang Panjang hari ini (3/5). Dengan begitu sudah 19 orang terpapar virus corona di kota serambi Mekah itu.

Juru Bicara Covid-19 Padang Panjang, Ampera Salim, mengatakan pasca penambahan kasus positif terpapar di Padang Panjang, Pemko Padang Panjang langsung melakukan tracing guna mendata siapa saja yang pernah kontak dengan pasien.

“Sejauh ini Pemerintah Kota Padang Panjang telah melakukan antisipasi dan tracing terhadap semua pasien Covid 19, dimana hasil dari tracing tersebut semua kerabat dan orang yang pernah berkontak erat dengan pasien sudah banyak melapor dan akan dilakukan uji swab,” ujar Ampera Salim.

Sebelumnya tracing pertama dan langsung uji swab yang dilakukan Pemko pada 70 orang tenaga kesehatan yang hasilnya 13 orang positif Covid-19, dilanjutkan tracing kedua dan dilakukan uji swab pada 74 orang yang hasilnya negatif semua, serta pada tracing ketiga untuk 13 orang keluar hasilnya positif 5 orang dari laboratorium Unand.

“Kepastian bertambahnya warga yang terpapar virus corona diketahui setelah keluar hasil Swab Test Labor Kedokteran Unand pada hari Minggu sore,” ujar Ampera Salim via WA Minggu (3/5).

Baca juga :  40 orang Positif Covid-19 di Sumbar pada Hari Raya Iduladha 1441 H

Dijelaskan, 5 orang yang positif covid itu bukan lagi tenaga kesehatan RSUD sebagaimana yang 14 orang. Mereka umumnya adalah keluarga dari pasien yang telah lebih dulu dinyatakan positif covid-19.

“Bukan lagi tenaga kesehatan, tapi kerabat mereka. Selanjutnya kita akan melakukan tracking terhadap 5 pasien baru ini, lalu melakukan test swab terhadap orang yang pernah kontak langsung dengan mereka,” katanya sembari menambahkan bahwa yang 5 orang itu kini sudah diisolasi di RSUD Padang Panjang.

Disebutkan Ampera Salim, virus corona adalah wabah pendemi berbahaya dan belum ada ditemukan vaksin yang dapat mengobatinya, mari jaga kesehatan dengan mematuhi anjuran pemerintah agar tidak terinfeksi atau terpapar.

Namun Ampera Salim mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak panik dan tetap waspada, serta yang paling penting lakukan anjuran pemerintah terkait pencegahan penyebaran dan memutus rantai pandemi corona.

“Dengan mematuhi anjuran pemerintah, tentu kita dapat meminimalisir pandemi corona khususnya di Padang Panjang, ” ujar Ampera Salim, pria yang juga menjabat Kadis Kominfo Padang Panjang tersebut.

Baca juga :  Dua Unit Toko Terbakar di Pasar Batusangkar

Diingat Ampera Salim, seiring dengan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), masyarakat diharapkan mematuhinya karena bertujuan untuk mencegah berkembang corona.

“Tujuan utama PSBB adalah untuk mencegah penyebaran virus corona covid-19 dengan cara membatasi aktivitas orang-orang dalam suatu kegiatan yang menimbulkan suatu kerumunan atau yang melibatkan orang banyak. Untuk itu kami minta kepada masyarakat tetaplah dirumah dan selalu gunakan Masker setiap beraktivitas,” pungkasnya. (io/rel)