Padang, inioke.com–Dinas Perhubungan Kota Padang akan merazia angkutan perkotaan (angkot) yang melanggar aturan tatanan normal baru sesuai Perwako nomor 49 tahun 2020, mulai besok (25/6). Langkah penertiban ini dilakukan setelah Pemko getol melakukan sosialisasi perwako tersebut dalam beberapa minggu terakhir.

“Mulai besok kami akan melakukan razia terhdap angkot yang melanggar aturan normal baru sesuai aturan Perwako nomor 49 tahun 2020,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Padang , Dian Fakri, Rabu (24/6).

Dalam razia yang dilaksanakan tersebut, kata Dian, akan ada penindakan jika sopir angkot tidak mematuhi aturan Perwako tersebut, salah satunya terkait penumpang. Aturannya dalam Perwako 49/2020 itu penumpang hanya 50 persen saja, dan jika berlebih maka akan disanksi. Razia akan dilaksanakan dengan cara mobile. Saat tim menemukan angkot yang penumpangnya berlebih, maka akan ditindak.

“Nanti jika penumpangnya tidak sesuai dengan aturan, maka akan disanksi sesuai dengan aturan tersebut,” lanjutnya.

Sanksi yang akan diberikan berupa denda minimal Rp100 ribu dan maksimal Rp250 ribu untuk setiap pelanggaran yang dilakukan.

Baca juga :  Mantan Wakil Wali Kota Padang Panjang dan Istrinya Kena Corona

“Selain itu, sanksinya nanti juga ada yang lain, yaitu melakukan kerja bakti,” sambungnya.

Ia berharap, masyarakat dan pengusaha angkot bisa menerapkan aturan pola hidup normal sesuai dengan aturan yang telah diterapkan. (ioc)