Padang, inioke.com–Para pelaku usaha dan pedagang di Kota Padang disilakan membuka toko atau kedainya asalkan tidak menyediakan tempat duduk untuk makan di tempat. Artinya, diizinkan hanya membeli untuk makan di rumah atau bungkus.

Hal ini merupakan salah satu keputusan rapat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Padang dalam rangka percepatan penanganan wabah virus corona (COVID-19).

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Padang Mahyeldi, bertempat di Gedung Putih Rumah Dinas Wali Kota Padang, Minggu (12/4).

Hadir, Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa, Sekretaris Daerah Kota Padang Amasrul, Kajari Kota Padang Ranu Subroto, Polresta Padang, Kodim 0312/Padang, unsur Forkopimda dan beberapa pimpinan OPD dilingkup Kota Padang.

Rapat bersama Forkopimda itu memutuskan, seluruh pelaku usaha/pedagang termasuk karyawan/pelayan dapat melakukan aktivitas usaha ekonomi setiap hari dengan mengguanakan masker dan melayani konsumen/ pelanggan/pembeli yang juga menggunakan masker.

Kemudian, pembatasan jam berjualan bagi seluruh pelaku usaha/pedagang hanya sampai dengan pukul 22.00 WIB setiap harinya.

Baca juga :  KPU Pasaman Barat selesaikan tahap pertama verifikasi administrasi bakal calon perseorangan

Selanjutnya, pelaku usaha/pedagang diminta tidak menyediakan tempat duduk kepada konsumen/pelanggan untuk makan/minum di tempat, kecuali untuk menunggu layanan atau antrian makanan/minuman dibawa pulang dengan tetap memperhatikan aturan Physical Distansing

Terakhir,  seluruh masyarakat yang berada di Kota Padang diminta untuk menerima dan melaksanakan keputusan ini demi percepatan penyelesaian dampak covid-19. Keputusan ini ditetapkan dan berlaku sejak tanggal ditetapkan hingga waktu pemberhentian selanjutnya.

Sehubungan dengan keputusan tersebut, Wali Kota Padang Mahyeldi mengharapkan kepatuhan warga Kota Padang agar menaatinya keputusan bersama itu.

“Kami sangat mengharapkan sekali kesadaran masyakat untuk disiplin mematuhi semua instruksi dan imbauan yang telah dikeluarkan Pemko Padang sehingga mata rantai penyebaran virus corona ini dapat kita tekan,” katanya.

Mahyeldi mengungkapkan, Pemerintah Kota Padang juga tengah berupaya keras mengatasi penyebaran wabah virus corono di Kota Padang. Pemko Padang telah menyiapkan sejumlah anggaran untuk membantu masyarakat yang terdampak covid-19 terutama mengenai ekonomi mereka.

“Saat ini kita sedang menyiapkan data-data masyarakat yang terdampak ekonominya. Jika sudah selesai, bantuan akan kita bagikan,” jelasnya lagi.

Baca juga :  Menggeliat Lagi, 16 Orang Positif Covid-19 di Sumbar Hari ini

Di samping itu, Mahyeldu tak bosan-bosannya mengajak masyarakat untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Makan makanan bergizi, olah raga teratur, cuci tangan dengan air mengalir. Menerapkan Sosial Distancing, Physical Distancing serta terus meningkatkan kewaspadaan. (GRY)