Padang, inioke.com–Mencegah penyebaran virus corona atau COVID-19 , perusahaan oto bis PO MPM yang melayani trayek beberapa kota di Sumbar menuju pulau Jawa, khususnya Jakarta dan Bandung berhenti beroperasional sementara.

Pemberhentian sementara operasional bus MPM yang berpusat di Jalan By Pass KM 7 Padang ini, menurut Ketua DPD Organda Sumbar, Sengaja Budi Syukur, mulai tanggal 26 Maret 2020 dari Padang dan 28 Maret 2020 dari Jakarta ,sampai waktu yang tidak bisa ditentukan.

“Dengan kesadaran sendiri bahwa COVID-19 sangat berbahaya bagi manusia. Kita tidak bisa memprediksi penumpang yang naik bus MPM, maka lebih baik bus ini melakukan stop operasi,” ujar Budi Syukur.

Bus PO MPM merupakan bus baru dengan tahun pembuatan 2019. Jumlahnya 17 unit, yang pada kondisi normal memberangkatkan 3 bus per hari tujuan Jakarta.

Berhenti beroperasi sementara ini juga dimaksudkan untuk menaati imbauan pemerintah, agar jangan bepergian ke daerah yang terjangkit wabah COVID-19, seperti Jakarta dan Jawa Barat. Begitu juga, imbauan Pemprov Sumbar, agar perantau menunda dulu pulang kampung. Artinya, dengan tidak beroperasinya bus-bus tersebut, masyarakat dan para penumpang bisa terselamatkan secara tidak langsung dari paparan COVID-19.

Baca juga :  Anak Muda Kunci untuk Menghentikan Penyebaran Virus Corona

“Ditambah lagi, banyak yang membatalkan orderan baik ke Padang maupun ke Jakarta. Semoga langkah-langkah yang telah dilakukan ini dapat menghentikan penyebaran COVID-19,” ulas Budi Syukur.

Kemudian, ia menyampaikan kepada  para pelanggan yang telah memesan tiket, perusahaan bersedia mengembalikan tanpa dipotong. Pernyataan stop operasi ini juga disampaikan ke Dirjen Perhubungan Darat Kementrian Perhubungan, Gubernur Sumbar, Gubernur DKI Jakarta, Gubernur Jawa Barat dan DPD Organda Sumbar.

“Kami mohon maaf atas kebijakan yang telah dilakukan oleh perusahaan. Semoga para pelanggan memakluminya,” pungkasnya. (YN/rel)