Padang, inioke.com–Febri Diansyah dan Donal Fariz mengajukan pengunduran diri sebagai Tim Penyusun Materi Debat Pilgub Sumbar dan Pilbub Tanah Datar.

Donal Fariz sebelumnya diminta masuk sebagai Tim Penyusun Materi Debat di KPU Provinsi Sumatera Barat, sedangkan Febri Diansyah di KPU Kabupaten Tanah Datar.

“Kami berkomitmen untuk mencegah sejak awal potensi terjadinya conflict of interest (konflik kepentingan), atau setidaknya menjaga kepatutan dan mitigasi risiko di masa akan datang, terkait posisi kami saat ini sebagai kuasa hukum Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Dharmasraya nomor urut 2, Sutan Riska Tuanku Kerajaan dan Dasril Panin Datuk Labuan,” ujar Donal dan Febri dalam rilis yang diterima inioke.com.

Hal ini, lanjut Donal, mereka lakukan karena prinsip-prinsip politik berintegritas memang perlu konsistensi.

“Seperti yang kami terapkan pada hubungan pendampingan hukum terhadap SR-Labuan di Kabupaten Dharmasraya, agar kita bersama-sama menjaga prinsip-prinsip intergritas tersebut,” imbuhnya.

Ditambahkan Febri, meskipun Kabupaten Dharmasraya dan Kabupaten Tanah Datar merupakan wilayah yang berbeda. Namun, mereka memandang perlu melakukan declare terkait posisi tersebut. Hal ini dilakukan sebagai bentuk pencegahan sejak awal sekaligus penghormatan terhadap prinsip independensi KPU Sumbar dan Kabupaten Tanah Datar dalam menjalankan tugasnya mewujudkan yang demokratis berdasarkan asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.

Baca juga :  Menteri Agama Menarik Ucapannya terkait Pembatalan Haji 2020 adalah Hoaks

“Kami berharap pelaksanaan Pilkada yang demokratis dan berintegritas dapat menghasilkan pemimpin yang benar-benar dirasakan manfaat dan kerja nyatanya oleh masyarakat. Kami ucapkan, selamat bekerja pada tim debat yang sudah ditunjuk sebelumnya,” ungkapnya.

Sebelumnya, Kasubag Teknis dan Hupmas KPU Sumbar, Jumiati, mengatakan, Donal Fariz dan Febri Diansyah, bukan lagi tim pemateri debat karena sudah mengundurkan diri pada 17 dan 19 November lalu.

“Yang bersangkutan bukan lagi tim pakar atau perumus materi debat, karena sudah mengundurkan diri. Jadi kita tidak melibatkan orang-orang yang ada kaitannya dengan partai politik dan pasangan calon,” ulas Jumiati.

Saat ini, lanjutnya, KPU terus melakukan koordinasi dengan semua pihak, juga pasangan calon agar tidak terjadi pelanggaran dalam penyelenggaran, khususnya menyangkut protokol kesehatan. (ioc/rls)