Padang, inioke.com–Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumbar, Amnasmen, akan melaporkan ke polisi, petugas PSSB yang arogan, berkata kasar serta memposting data pribadinya di media sosial facebook. Laporan ini juga sekaitan dengan viralnya video seorang petugas PSSB di Lubuk Paraku, perbatasan Solok-Padang, yang bertindak arogan dan berkata kasar dalam melaksanakan tugas.

“Atas peristiwa ini kemarin saya berdiskusi dengan beberapa kawan-kawan pengacara, maka postingan facebook tersebut merupakan pelanggaran sebagaimana dimaksud dalam pasal 27 ayat 3 Undang-Undang nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik. Kemudian di ubah dgn dgn uu 19 tahun 2016,” ungkap Amnasmen.

Dalam undang-undang tersebut dinyatakan, setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik sebagaimana dimaksud pasal 27 ayat 3 dipidana paling lama 4 tahun dan/atau denda 750 juta.

“Dengan demikian saya sedang menyusun dan melengkapi bukti-bukti untuk saya laporkan pada penegak hukum dengan alasan dan pertimbangan proses hukum sebagai bentuk klarifikasi yang diposting di facebook. Jangan ini terjadi lagi pada pihak lain. Saya merasa yang bersangkutan menggunakan dokumen tugas-tugas dinas untuk kepentingan pribadi di facebook dengan menyerang kehormatan orang,” ungkap Amnasmen. (gyn)

Baca juga :  DEXLite dan Pertamax Turbo Tanpa Antre