Padang, inioke.com—Di tengah upaya pemerintah menghambat masuknya pandemi COVID-19, diharapkan kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi melindungi dirinya. Protokol kesehatan yang telah disebar dan disosialisasikan, diharapkan diterapkan oleh masyarakat.

Hal ini diungkapkan anggota DPRD Sumbar, Desrio Putra, dalam menyikapi kondisi Sumbar saat ini. Menurutnya, meski pun Sumbar masih negatif kasus COVID-19, bukan berarti bebas dari ancaman virus yang cepat menyebar tersebut.

“Dari itu, kita minta masyarakat, terutama anak-anak muda, agar mematuhi imbauan pemerintah. Lebih baik di rumah saja. Tahan dulu keinginan untuk nongkrong dengan teman-teman di luar. Sayangi keluarga kita. Sebab, kalau masih berkeliaran di luar, lalu pulang ke rumah, dikhawatirkan akan membawa virus tersebut dan menularkannya kepada orang-orang terdekat,” kata Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Sumbar tersebut.

Disampaikan Desrio, anjuran untuk di rumah saja ini akan lebih bermakna bila disikapi dengan hal-hal positif. Bagi yang hobi membaca, maka kesempatan untuk bisa membaca dan menamatkan banyak buku selama 14 hari tersebut. Begitu juga yang hobi menonton film, desain grafis, main musik, atau hobi-hobi lainnya.

Baca juga :  Status Keadaan Darurat Bencana Nonalam COVID-19 sebagai Bencana Nasional Belum Berakhir

“Hal tersebut dapat dilakukan selama berdiam di rumah agar tidak suntuk. Kalau ingin bertemu atau bercerita dengan teman-teman, sementara ini lewat telepon atau video call saja dulu,” ujarnya.

Sementara itu, terhadap masyarakat yang tidak bisa di rumah, karena harus bekerja, Desrio mengingatkan untuk selalu menjaga jarak fisik 1 meter, mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, meningkatkan daya tahan tubuh dengan makan makanan bergizi dan seterusnya.

“Upaya pencegahan ini harus benar-benar kita terapkan. Jangan hendaknya, ada warga Sumbar yang positif virus Corona ini. Lebih baik kita bersama-sama mencegahnya, agar tidak tidak terserang virus yang bisa mengakibatkan kematian. Intinya, jangan panik tetapi kita harus tetap waspada,” ujar Anggota Komisi IV DPRD Provinsi  Sumbar. (yn)