Ketika orang-orang di seluruh dunia bertahan “di rumah saja” untuk melawan penyebaran virus corona, hewan-hewan liar bagai mulai menikmati dunia baru. Hal ini terlihat dari kejadian di wilayah metropolitan Mumbai, India. Flamingo dalam jumlah yang fantastis bermigrasi, mengubah wilayah perairan menjadi pink.

Flamingo terlihat dalam jumlah besar di belakang koloni NRI di lahan basah Talawe, Nerul, selama lockdown karena Coronavirus, pada 18 April 2020 di Mumbai, India. –Pratik Chorge / Hindustan Times — Getty Images

Bombay Natural History Society (BNHS) memperkirakan sekitar 25% lebih banyak flamingo (sejenis burung yang berkaki dan berleher panjang, mirip dengan bangau, tapi berwarna pink) telah bermigrasi ke wilayah ini dibandingkan tahun lalu. The Hindustan Times melaporkan,tampaknya, hal demikian disebabkan karena berkurangnya aktivitas manusia. Science Times menghitung ada sekitar 150.000 flamingo telah datang ke wilayah itu.

India memberlakukan lockdown  ketat sejak 25 Maret dan menuntut satu miliar orang untuk tetap di rumah dan menutup sejumlah layanan publik, dalam upaya menghentikan penyebaran COVID-19, penyakit yang disebabkan oleh virus corona. Pada 1 Mei, pemerintah India memperpanjang lockdown  sampai 18 Mei.

menurut keterangan Rhul Kot, asisten direktur BNHS, ke Times, Flamingo biasanya bermigrasi ke wilayah perairan metropolitan Mumbai sejak November sampai Mei. Tetapi lockdown tahun ini,  kata Deepak Apte, direktur BNHS kepada Times “memberikan kesempatan burung-burung itu untuk bertengger dengan damai di sana, tidak ada gangguan dalam upaya mereka untuk mendapatkan makanan dan habitat.”  Dia menambahkan, bahwa peningkatan ini berhubungan dengan kesuksesan musim kawin dua tahun lalu dan sepertinya kerusakan wilayah perairan pantai timur India memaksa burung-burung itu datang ke Mumbai.

Baca juga :  KPU Sumbar Mulai Coklit Data Pemilih Pilkada 2020
Foto: timesofindia.indiatimes.com

Khot juga menyebutkan, bahwa peningkatan jumlah pembuangan limbah domestik” dari orang-orang yang diam di rumah selama lockdown, membantu pembentukan plankton, alga dan makrobentos, menjadi tidak terganggu, yang merupakan makanan bagi flamingo dan burung air lainnya.

Selama pandemi virus corona tetap berlanjut, berbagai macam hewan telah ditemukan di wilayah yang biasanya didominasi manusia. CNN melaporkan lumba-lumba berenang di Sungai Gangga untuk pertama kalinya setelah bertahun-tahun dan ratusan kera berkeliaran di Delhi selama lockdown. Sekumpulan puma dilaporkan ditemukan berkeliaran di jalanan Santiago, Chile pada April; kambing Kashmir liar juga melakukan hal yang sama di Llandudno, Wales, pada Maret.

“Penduduk yang terkurung di rumah menghabiskan pagi dan senja di balkon rumah mereka untuk mengambil gambar atau video burung-burung (flamingo) itu,” kata Suni Agarwal, seorang penduduk di Navi Mumbai.

Lockdown  ini setidaknya mendorong manusia untuk fokus mengenai apa yang ada di sekitar mereka, yang selama ini tidak dipedulikan dan berharap situs ini akan menjadi tempat perlindungan flamingo segera.” (Haldi Patra/ time.com)

Baca juga :  Gubernur Sumbar Apresiasi Seniman Tetap Berkarya dalam Pandemi Covid-19

Sumber time.com 2 Mei 2020, ditulis Madeleine Carlisle dengan judul “Over 100,000 Flamingos Reportedly Descend on Mumbai Amid India’s Strict Coronavirus Lockdown.