Padang, inioke.com—Diprediksi ledakan jumlah kasus COVID-19 di Sumbar bakal terjadi akhir Mei mendatang. Menghadapi situasi ini, Gubernur Sumbar meminta seluruh Bupati dan Wali Kota mempersiapkan rumah sakit atau tempat khusus untuk karantina orang dalam pantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP).

Prediksi ini disampaikan Kepala pusat diagnostik dan riset penyakit infeksi Fakultas Kedokteran Unand, Andani Eka Putra, dalam rapat koordinasi penanganan COVID-19 di Sumbar bersama Gubernur dan Bupati/Wali Kota se Sumbar, kemarin (2/4).

“Ledakan kasus corona di Indonesia, termasuk di Sumbar adalah sekitar tanggal 23, 24 dan 25 Mei mendatang,” ujar Andani.

Andani mengatakan lonjakan kasus corona atau COVID-19 tersebut disebabkan banyaknya perantau yang pulang kampung saat lebaran. Hal ini membuat jumlah ODP tidak terbendung.

“Banyaknya perantau yang pulang kampung saat lebaran membuat jumlah ODP di Sumbar menjadi tidak terkontrol, saat ini kurva kasus corona masih terbilang landai, namun pada bulan Mei akan terjadi lonjakan, dan turun lagi pada bulan Juli,” ulasnya.

Baca juga :  MUI Kota Padang : Ramadan Tahun ini Tanpa Tarawih di Masjid dan Mushalla

Andani berharap pemerintah daerah harus siap dengan ledakan kasus ini dengan cara mempersiapkan seluruh fasilitas medis yang memadai. Menanggapi situasi ini, Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, meminta seluruh bupati walikota di Sumbar untuk mempersiapkan fasilitas rumah sakit atau tempat khusus untuk karantina ODP dan PDP.

“Bupati dan Wali Kota saya minta agar menyiapkan satu lokasi karantina untuk menampung ODP dan PDP,” ujar Irwan Prayitno.

Saat ini, jelas Irwan, sudah ada 3 rumah sakit rujukan COVID-19 di Sumbar, yaitu, RSUP M Djamil, RS Ahmad Mochtar, dan RS Unand. Selain itu ada juga rumah sakit khusus COVID-19, RSUD Rasidin Padang dan RSUD Pariaman. Kemudian, Irwan juga meminta Bupati dan Wali Kota untuk memperketat akses masuk di daerah-daerah perbatasan. Termasuk, mendata seluruh perantau yang pulang kampung, serta karantina di rumah selama 14 hari. (GYN)