Padang, inioke.com–Laporan Ketua KPU Sumbar, Amnasmen, mulai ditindaklanjuti Ditreskrimsus Polda Sumbar dengan meminta keterangan beberapa saksi pelapor. Amnasmen melaporkan pemilik akun facebook RSĀ  terkait dugaan penyebaran identitas pribadi, serta pelecehan dan pencemaran nama baik.

“Kini Ditreskrimsus Polda Sumbar sedang menangani laporan tersebut, dan itu dimulai hari ini,” kata Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu Setianto saat dihubungi wartawan di Padang, Rabu (20/5)

Menurutnya, penyidik Ditkrimsus Polda Sumbar sudah memanggil saksi terkait laporan Amnasnen tersebut.

“Tadi ada pemeriksaan saksi terkait kasus laporan Amnasmen,” ujar dia.

Kasus ini masih dalam proses penyidikan Ditkrimsus Polda Sumbar.

“Ini baru sebatas pemeriksaan saksi-saksi terkait laporan tersebut,” jelas Bayu lagi.

Sementara Kuasa Hukum Amnasmen, Aermadepa yang juga ikut mendampingi kliennya, membenarkan ada pemeriksaan saksi dari pihak Polda Sumbar terkait laporan pengaduan yang dibuat kliennya Sabtu (16/5) lalu.

“Klien kami baru saja kembali diperiksa untuk melengkapi berkas laporan yang sudah dilakukan pada Sabtu kemarin,” kata Aermadepa.

Baca juga :  Menunggu Kiriman APD, Gubernur Bersyukur Pesawat Kargo Masih Terbang

Laporan pengaduan yang dibuat kliennya, sebut Aermadepa, adalah dugaan tindak pidana kejahatan penyebaran identitas pribadi melalui media elektronik, serta pencemaran nama baik.

“Menurut kami tindak pencemaran nama baik sendiri diatur dalam pasal 27 ayat 3 Undang-undang 19 2016 tentang perubahan penggantian Undang-Undang 11 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE),” kata Aermadepa. (io/rel)