Padang, inioke.com–Metode pool test berguna untuk mengidentifikasi dengan biaya murah dan dilakukan secara cepat kepada suatu populasi yang angka infeksinya kecil pada periode tertentu. Pool test bukan metode sampel atau metode survei yang berguna untuk memastikan dan menghtung jumlah prevalensi dan preporsi di suatu daerah.

“Teknik ini bukan metode sampel-sampelan,” tegas Kepala Laboratorium Pusat Diagnostik Penyakit Infeksi FK Unand, dr Andani Eka Putra dalam live streaming Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sumbar, Rabu (6/5) malam.

Andani menjelaskan, pool test merupakan suatu teknik laboratorium yang bertujuan untuk mencari orang yang terinfeksi dari populasi yang besar dan sangat sedikit yang terinfeksi dalam sebuah populasi. Metode pool test berbeda dengan rapid test yang merupakan metode skrining awal untuk mendeteksi antibodi.

“Tes yang dapat memastikan apakah seseorang positif terinfeksi virus Corona sejauh ini hanyalah pemeriksaan polymerase chain reaction atau PCR. Pemeriksaan ini bisa mendeteksi langsung keberadaan virus Corona, bukan melalui ada tidaknya antibodi terhadap virus ini,” ungkapnya.

Baca juga :  HUT Ke 74 BNI Wilayah Padang, Berbagi di Tengah Pandemi untuk Satukan Energi Optimis Indonesia

Terkait cara kerja pool test, Andani menerangkan, apabila ada sekitar 1000 yang akan dilakukan pool test, maka kita tetap mengambil 1000 tersebut bukan mengambil sampel. Teknik pengecekan dilakukan dengan cara serial. Contohnya, dari 1000 tabung yang akan diidentifikasi, dibagi kedalam 5, sehingga nantinya akan menjadi 200 tabung pada pool pertama. Untuk pool kedua dari 200 tabung sebelumnya dibagi lagi 5, sehingga menjadi 40 tabung. Lalu pada pool ketiga dibagi lagi 5 sehingga akan tinggal 8 tabung. Terakhir, dari 8 tabung dibagi  4 sehingga hanya tinggal 2 tabung tersisa.

“Sisa 2 tabung inilah nantinya yang akan dites. Kalau hasil keduanya negatif, berarti 1000 itu negatif semua. Jika salah satunya positif, maka dites lagi yang masuk pool  tabung positif tersebut. Dari metode pool test tersebut bisa kita dapatkan hasilnya dalam hari itu juga, kira-kira setengah hari. Jadi pool test merupakan teknik laboratorium yang cara kerjanya mengabung-gabungkan untuk mengetahui atau mengidentifikasi suatu populasi pada periode tertentu dengan efektif, efisien, cepat dan murah,” papar Andani.

Baca juga :  Survei Revolt Institute: Warga Dukung PSBB, Tapi 80,37 Persen Responden Cemas Tidak Dapat Memenuhi Kebutuhan Pokok

Laboratorium Pusat Diagnostik Penyakit Infeksi FK Unand kedepannya  berencana melakukan pool test di Kota Padang setelah melakukan tracing kepada 1000 orang pedagang Pasar Raya Padang.

“Kita lakukan pool test setelah melakukan tracing kepada kepada 1000 orang pedagang pasar raya. Kita selesaikan satu-satu, setelah itu baru kita lanjutkan ke pool test,” pungkas Andani. (boy)