Padang, inioke.com–Provinsi Sumatera Barat layak menyelenggarakan Pilkada 2020. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Kepala Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, dr Andani Eka Putra.

Kelayakan tersebut tergambar dari data statistik penanganan covid-19 di Sumatera Barat dijabarkan oleh dr Andani Eka Putra pada webinar KPU Kota Padang yang bekerjasama dengan Labor Sosiologi FIS UNP dan Revolt Institute.

Dijelaskan dr Andani, Labor Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas sampai saat ini telah melakukan pemeriksaan sebanyak kurang lebih 60 ribu spesimen dengan rekor pemeriksaan dalam sehari mencapai angka 2230.

Dilihat dari positivity rate covid-19 Sumatera Barat terendah di Indonesia tercatat pada angka 1,8 persen.
Pada awalnya Sumatera Barat di atas angka 5 persen, namun dengan tindakan dari berbagai pihak yang terukur dan sistematis, akhirnya Sumatera Barat berhasil memperkecil angka positivity rate tersebut menjadi 1,8 persen.

“Data tersebut secara teori dan terukur, sehingga Sumatera Barat layak menyelenggarakan Pilkada Tahun 2020, yang terpenting masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan ketika melakukan kegiatan sehari-hari”.

Baca juga :  KPU Terima Data Pemilih Pemula Tambahan Pemilihan 2020 dari Kemendagri

Sementara itu, kepada para penyelenggara pemilihan, KPU dan Bawaslu, dr Andani menyarankan, yang paling penting adalah pemahaman terkait protokol kesehatan Covid-19 pada kegiatan rapat, ketika makan dan bicara.

“Karena ketika berhadap-hadapan adalah potensi yang sangat cepat dalam penularan virus,” pungkas dr Andani.