Solok, inioke.com–Dibubarkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Solok, yang dikomandoi Satpol PP karena mengumpulkan massa saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Epyardi Asda, meradang sambil mencak-mencak. Bekas anggota DPR RI itu tidak terima acaranya dibubarkan, bahkan mengancam, kalau ia jadi Bupati Solok, tidak akan ada lagi orang-orang seperti Satpol PP yang membubarkannya itu.

“Kalian Satpol PP ini dibayar dari gaji rakyat. Nakut-nakutin rakyat kalian semua. Insya Allah kalau saya jadi Bupati, orang-orang seperti anda-anda ini tidak akan ada di tempat saya,” ujarnya mamburangsang.

Politisi PAN yang juga Balon Bupati Solok itu sedang mengadakan acara pembagian bantuan di Nagari Sirukam, Kecamatan Payung Sekaki, Kabupaten Solok, Kamis (30/4). Pembagian bantuan tersebut dengan cara mengumpulkan masyarakat di satu tempat. Kerumunan masyarakat itu juga tidak memperhatikan protokol kesehatan menjaga jarak fisik dan jarak sosial. Dalam peraturan PSBB juga dilarang menggelar kegiatan yang mendatangkan orang banyak atau keramaian.

Epyardi juga mengemukakan 15 tahun menjadi anggota DPR RI. Ia tahu undang-undang, bahkan ikut membuat undang-undang tersebut.

Baca juga :  Bank Nagari sukseskan tradisi ma-apam kalangan ibu-ibu dengan 1.600 tungku

“Saya wakil rakyat Sumatera Barat secara sah. Saya tahu undang-undangnya. Jangan nakut-nakutin rakyat kalian. Saya pembela rakyat!” ujarnya menderas.

Sebelum dibubarkan, Epyardi, yang akan bertarung dalam Pilkada Solok 2020 itu, menyampaikan kepada masyarakat bahwa di Kabupaten Solok tidak satu pun kena corona, kecuali dibawa oleh perantau.

“Tidak ada satupun corona di sini, boleh dicek, kenapa? Karena kita pagi sudah ke sawah dan ke ladang di bawah matahari terik. Tidak akan ada corona pada kita, yang kena itu orang-orang kaya, hidupnya ber-AC,” kata ayah politisi Athari Gauthi Ardi itu.

Meskipun dalam acara tersebut turut hadir Wakil Bupati Solok, Yulfadri Nurdin, mendampingi Epyardi, namun Satpol PP tetap membubarkannya karena melanggar aturan PSBB. (ino)