Padang, inioke.com–Pemprov Sumbar harus maksimalkan bantuan untuk RSUD dan Puskesmas di kabupaten/kota. Semua fasilitas kesehatan harus dijadikan prioritas untuk pemutusan mata rantai penyebaran covid 19.

Demikian disampaikan Anggota DPRD Sumbar, Desrio Putra, saat menyerahkan bantuan untuk 11 Puskesmas dan 13 kelurahan di Kota Padang.

“Sangat kita sesali saat ini di sebagian besar Puskesmas seluruh Sumatera Barat masih minim bantuan APD seperti pakaian coverall, masker medis dan handscoon.  Para petugas medis di RSUD dan Puskesmas sudah menjerit tetapi tak tahu harus berteriak kepada siapa, mau minta bantu kepada siapa, mau minta tolong kemana,” ujar Anggota Komisi IV ini.

Desrio melihat Koordinasi Dinas Kesehatan kota/kabupaten dengan Dinas Kesehatan Sumbar sepertinya belum optimal, termasuk antara Dinas Kesehatan dengan RSUD masing masing. Seolah-olah di Sumbar terkesan kota/kabupaten hanya menangani masing masing daerah untuk penanganan Covid 19.

Disampaikan Anggota Fraksi Gerindra ini, Puskesmas adalah layanan kesehatan terdekat dengan masyarakat. Jika ada warga yang sakit dia pasti akan mendatangi Puskesmas atau klinik terdekat. Walaupun ada indikasi seseorang tersebut terinfeksi corona mereka pasti tetap datang ke puskesmas, tidak langsung ke RSUD karena keterbatasan jarak.

Baca juga :  Irwan Prayitno Ingatkan ASN Tak Perlu Kasak-kusuk Melobi Calon Kepala Daerah

Kebanyakan yang memeriksa awal itu adalah tenaga medis di Puskesmas. Bayangkan jika yang melakukan pemeriksaan itu tidak menggunakan APD, cuma pakai jas hujan, masker kain non medis, tak pakai sarung tangan, minimnya handsanitizer dan tidak menggunakan disinfektan secara rutin. Sudah dapat dipastikan, jika yang datang ke Puskesmas tersebut adalah orang yang sudah terpapar maka orang berikutnya yang akan ditulari itu adalah petugas medis di Puskesmas tersebut.

“Ketersediaan kebutuhan tenaga medis di Puskesmas ini masih minim, sebagian besar masih kekurangan sekali.  Kami menghimbau agar pemerintah daerah kota/kabupaten dan pemerintah provinsi segera memenuhi kebutuhan tenaga medis tersebut,” paparnya.

Dinas Kesehatan kota/kabupaten harus lebih tanggap dan meningkatkan koordinasi serta komunikasi dengan Dinas Kesehatan provinsi. Jika saja didaerahnya tidak mencukupi ketersediaan APD seharusnya minta bantuan kepada provinsi.

Bantuan provinsi yang diserahkan Desrio berupa APD, masker, hand sanitizer, sprayer, disinfektan, sepatu boot dan thermogun. Walaupun jumlah yang disediakan oleh provinsi masih terbatas tapi diharapkan bisa membantu kebutuhan di Puskesmas dan kelurahan.

Baca juga :  Demonstrasi Anti Pemerintahan masih Bergulir di Thailand

Untuk menambah jumlah kebutuhan medis tersebut Desrio menggandeng perusahaan SMS yang juga secara bersamaan menyerahkan bantuannya melalui program SMS Peduli.

Direktur SMS, Anggita, mengatakan, bersama Desrio sebelumnya telah melakukan penyemprotan disinfektan lebih kurang 60.000 rumah di Kota Padang, juga membantu Puskesmas dan beberapa rumah sakit.

“Mudah-mudahan dengan bersama kita dapat menekan peningkatan penyebaran Covid-19 di Sumbar. Semakin banyak perusahaan swasta yang berpartisipasi maka semakin ringan beban pemerintah. Kami berdoa semoga kita semua bisa selamat dan pandemi Covid-19 di provinsi kita ini segera berakhir. Mari kita bersabar, ikuti dan taati prosedur PSBB,” ungkapnya. (des)