Batusangkar, inioke.com—Mencegah penyebaran COVID-19, Pemkab Tanah Datar turut memberlakukan jam malam. Instruksi Bupati Tanah Datar tentang pembatasan aktivitas masyarakat bepergian dan keluar rumah ini berdasarkan keputusan rapat Satgas Pencegahan COVID-19.

Dalam Instruksi Bupati itu, masyarakat dilarang bepergian keluar rumah malam hari dimulai pukul 22.00 sampai dengan pukul 06.00 pagi. Dalam rentang waktu tersebut, masyarakat hanya boleh keluar rumah untuk hal-hal penting dan mendesak, seperti, membeli kebutuhan pokok, berobat, atau hal penting lainnya dengan ketentuan memakai masker.

“Kita minta masyarakat untuk mematuhi instruksi ini. Unsur pemerintah kecamatan, nagari dan jorong agar memantau dan mengawasi pelaksanaan instruksi ini,” ujar Bupati Tanah Datar, Irdinansyah Tarmizi.

Irdinansyah juga mengingatkan masyarakat yang tidak mematuhi instruksi ini akan ditindak oleh pihak yang berwenang, Satpol PP bersama TNI dan Polri.

Sementara itu, Kasat Pol PP dan Damkar Tanah Datar, Yusnen, mengatakan akan patroli tim gabungan bersama TNI dan Polri untuk melaksanakan instruksi Bupati ini. Untuk itu, ia meminta masyarakat agar di rumah dulu dan menghentikan aktivitas nongkrong di kedai kopi atau tempat-tempat lain.

Baca juga :  Wawako Padang Lakukan Penyemprotan Desinfektan di Masjid Raya Taqrib dan Puskesmas Rawang

“Kesadaran masyarakat untuk tidak bepergian keluar rumah sangatlah diperlukan. Terlebih kaum laki-laki yang kerap nongkrong di warung-warung kopi, untuk sementara waktu dihentikan dulu,” kata Yusnen.

Seperti diketahui, salah seorang pasien positif COVID-19 berasal dari Kabupaten Tanah Datar. Sekarang pasien tersebut sedang menjalani perawatan di RS Ahmad Muchtar Bukitttinggi. Sementara itu, warga yang pernah kontak dengan pasien tersebut juga telah di-tracking diisolasi di Baso, Agam, dan isolasi mandiri di rumah. Warga yang diisolasi di Baso juga telah dipulangkan karena hasil tesnya negatif. (GYN)