Padang, inioke.com–Terkait defenisi zona hijau untuk membuka kembali sekolah, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno sudah melayangkan protes ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Irwan juga sudah menanyakan hal tersebut kepada Ketua Gugus Tugas Nasional, Doni Monardo.

Disampaikan Irwan, sesuai keterangan Ketua Gugus Tugas Nasional, defenisi zona hijau ada tambahan diantaranya tidak hanya bebas COVID-19 atau nihil kasus tetapi juga angka kematian dan kesembuhan serta tidak ada lagi yang positif di suatu daerah.

“Sesuai defenisi baru ini banyak kabupaten dan kota di Sumbar yang bisa membuka kembali sekolah. Tapi saya masih menunggu surat resmi dari Kemdikbud,” jelasnya.

Irwan menyerahkan revisi zona hijau tersebut kepada Gugus Tugas Nasional. Sebab Gugus Tugas Nasional bekerja sama dengan kementerian membuat defenisi tersebut.

“Kami serahkan kepada gugus tugas nasional. Nanti, setalah ada surat resmi baru kami tetapkan kapan mulai membuka sekolah kembali,” ujarnya.

Sebelumnya, sesuai Surat Edaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, sekolah hanya dibuka di daerah zona hijau. Defenisi Kemendikbud, zona hijau yang dimaksud adalah daerah yang sama sekali tidak pernah mencatatkan kasus positif COVID-19.

Baca juga :  Dokter Andani Eka Putra : "Pool Test" Bukan Metode Sampel-sampelan

Jika diterapkanya daerah zona hijau di Sumbar, tentunya tidak ada sekolah yang bisa buka kembali. Karena di Sumbar, sudah seluruh daerah yang mencatatkan kasus positif. Namun sudah ada yang sembuh dan nol kasus. (ioc)