Bukittinggi, inioke.com–Penerapan kehidupan baru produktif aman covid atau new normal di Kota Bukittinggi menjadi contoh bagi daerah lain di Sumbar, yang juga akan menerapkannya. Dibukanya kembali objek wisata di Bukittinggi tetap dalam protokol kesehatan.

Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, bersama anggota DPR RI komisi VI asal Sumbar, Nevi Zuairina, didampingi Walikota Bukittinggi melakukan peninjauan lokasi-lokasi wisata di hari kedua Bukittinggi New Normal, Selasa (2/6).

Kunjungan Gubernur tidak hanya ke tempat-tempat wisata, tetapi juga ke fasilitas umum lainnya, seperti pasar dan masjid. Di Pasar Banto, Gubernur melihat pengaturan pedagang sesuai protokol kesehatan.

“Kita memgapresiasi pola pasar harian yang diterapkan Wali Kota Bukittinggi di Pasar Banto yang berjarak masing-masing lebih satu meter dan di ruang terbuka di luar pasar. Ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam pelaksanaan kehidupan baru aman covid atau new normal,” ungkap Irwan.

Menurut Irwan, pasar salah satu aktifitas dalam membangkitkan perekonomian masyarakat. Pasar Banto Bukittinggi yang awalnya berada di dalam dibawa keluar agar tidak teriadi penumpukan orang.

Baca juga :  Dari 687 Spesimen 14 orang Positif Covid-19 Hari ini

“Sekaligus semua ini bagaimana setiap orang menjalankan protokol covid sebagai kebiasaan, dalam aktifitas pasar,” ujarnya

Kemudian, Irwan juga mengunjungi masjid Mukhlisin Manggis Bukittinggi. Di sana, ia bersama Walikota Ramlan Nurmatias dan ketua pengurus masjid melaksanakan shalat zuhur.

“Sholat berjemaah di masjid mesti bawa tikar sholat sendiri, berwudhu dari rumah, masjid khusus jemaah masyarakat sekitarnya, pakai masker, shaf berjarak, tidak bersalaman dan cuci tangan pakai sabun. Kondisi ini bagian dari upaya memutus mata rantai penyebaran covid 19 dalam pemerapan kehidupan baru produktifitas aman covid dalam pelaksanaan ibadah,” papar Irwan. (mdj)