Padang, inioke.com–Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk Sumbar telah diusulkan Gubernur Irwan Prayitno kepada pemeintah pusat melalui Menteri Kesehatan RI. Usulan ini disampaikan untuk mengantisipasi dampak paling buruk penyebaran pandemi corona.

Sebelumnya Irwan Prayitno telah siapkan ratusan lebih ruangan isolasi untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

“Semuanya ada 407 tempat tidur yang telah disediakan,”ujar Irwan Prayitno saat rapat koordinasi teknis dengan IDI kemarin (8/4).

Soal PSBB, kata Irwan, telah mengajukan ke pemerintah pusat dan pemerintah pusat sedang mengkaji apakah Sumbar sudah mendesak diterapkan PSBB atau belum.

“Di Sumbar telah terjadi peningkatan dan penyebaran kasus Covid-19 yang signifikan. Sekarang saja sudah 26 orang yang positif COVID-19. Saya perlu menetapkan PSBB untuk Sumbar dalam rangka percepatan penanganan COVID-19. Namun tentu saja harus diusulkan ke pusat untuk dapat persetujuan. Kalau disetujui, maka kita akan menyiapkan segala sesuatunya sesuai aturan sesegera mungkin” tegas Irwan.

Menurut gubernur, perkiraan puncak penyebaran virus corona di Sumbar diprediksi terjadi di bulan Mei 2020. Kemudian mulai menurun di bulan Agustus. Hal ini di sebabkan karena pada bulan Juni dan Juli sumbar akan dibanjiri para perantau yang pulang ke daerah asalnya. Perlu diantisipasi agar penyebaran virus corona tidak masuk ke Sumbar.

Baca juga :  110 tahun Semen Padang, terus mengabdi untuk negeri

“Kita tidak boleh lengah, jangan sampai tidak terawasi, perlu disiplin dalam bekerja. Termasuk masyarakat harus bisa bekerjasama dengan semua pihak, agar semua pergerakan COVID-19 bisa terpantau,” pungkasnya. (io/rel)